Warning ... !!! Kesalahan ABG Dalam Mengirim Pesan SMS

| 101 comments
Bismillahirrahmanirrahim.

Tadi pagi pas selesai sarapan, tiba-tiba handphone jadul saya berbunyi. Ternyata teman sekelas, ketika kami duduk di bangku sokolah SMU dulu. Memang akhir-akhir ini kami sudah jarang saling komunikasi, karena kesibukan kami masing-masing...mungkin. Heheheh . Pesannya seperti ini :



Teman saya: Askum ...ngpain ndah. msh ingt Q kan? Q wati bolomu ^_^
Aku jawab: Heyyy, pa kbr nih, wez rabi durung? (udah nikah belum)
Teman saya: ya awloh ndah ...wez GD mmngan Q (udah besar anakku)
Aku jawab: Wahhh...lanang po wadon? (laki-laki apa perempuan?)
Teman saya: Lah kowe piye, wez rabi sisan tah? (lah kamu gimana, sudah nikah juga yah?)
Saya jawab: Ora...golek duit disek wat. (tidak...kerja dulu wat)
Temen saya: Astajim Ndah.... ngenteni kapan? (Astajim Ndah...nunggu kapan?)

Itulah sekilas komunikasi saya dengan teman sewaktu SMU dulu, rasa kangen dan mengingatkan masa-masa indah ketika sekolah SMU dulu. Sebetulnya banyak yang kami perbincangkan lewat SMS tadi pagi, tapi saya ambil inti dari pembicaraan saya dengan teman saya...Wati (Susilowati tepatnya). Jika anda teliti pada pesan SMS saya dengan si wati, ada kesalahan yang sangat fatal. Kesalahan itu terdapat pada kata : Askum, Awloh dan Astajim. Kenapa saya mengatakan fatal? setelah saya telusuri akhirnya menemukan pencerahan seperti ini  :

Ass = Pant * T
Askum = Celakalah Kamu 

Assalamu'alaikum diganti "Askum"
Astaugfirullah hal'adziiim disingkat "astajim" 
Allah dirubah "Awloh"

Apakah Baginda Rasulullah mengajarkan seperti ini kepada kita ? 
Apakah ada dalil yang merujuk memperbolehkan menggunakan kata-kata itu ?

Mas...Mbak tidak ada ulama satupun sampai saat ini yang membenarkan beserta dalilnya, jika penggunaan kata-kata seperti itu boleh digunakan. Ini bukan bahasa "guyonan" seperti yang kita bicarakan setiap hari mas...mbak. Kata-kata di atas artinya sangat agung dan mempunyai makna sebuah doa yang di tujukan kepada Tuhan. Yang paling saya sesalkan kata Allah diganti dengan Awloh, ini ndak main-main loh. Allah adalah nama sebuah Dzat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk kita manusia. 

Lah jika kita sebagai ciptaanNya kenapa sih kita berani-beraninya mengganti namaNya ? Apakah kita sudah terlalu hebat dan pinter ? Di hadapan Allahu Rabbi kita ndak ada apa-apanya mas..mbak, ndak ngefek meski kita paling pinter dan paling sakti di jagad raya ini. 
Saya menjadi heran dengan bahasa yang ndak jelas seperti itu, lalu kalau saya menulis kata-kata diatas dengan lengkap lantas di cap "anak ndak gaul?". Jujur nih, saya mending cap anak "Ndak Gaul" ketimbang dicap sebagai "Anak yang Murshal"

Inilah yang saya sebut “al-fiqhul akbar” (fikih/pemahaman agama yang paling agung), serta yang pertama kali dan paling utama termasuk dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan maka Allah akan memahamkannya (ilmu) tentang agama“

Untuk itu saya menghimbau kepada sahabat-sahabat saya disini, jika menuliskan kata-kata khususnya waktu SMS agar lebih berhati-hati. Karena jika kita salah dalam penulisan, maka salah pula artinya. Dan jika ada teman-teman yang kurang sependapat dengan saya, yuk kita diskusikan lewat kolom komentar di bawah dan jangan lupa disertai dalilnya. 

Mudah-mudahan Allah selalu membimbing saya dalam mencari kebenaran. Aamiiin.

Read More

Renungan : Kenapa Sebuah Doa Diakhiri Kata "Amin"

| 110 comments
Bismillahirrahmanirrahim.

Saat kita berdoa sehari-hari pasti diakhiri dengan kata "Amin", meskipun kita berdoa secara berjamaah. Orang Yahudi, Katolik dan Kristen juga mengakhiri doanya dengan "amin atau amen".  Sedangkan "amin atau amen" pada agama Yahudi, Katolik dan kristen berasal dari bahasa Ibrani yang artinya benar atau pasti. Dengan mengucapkan kata amin pada akhir doa, mereka turut serta membenarkan  doa yang telah dibaca.

Dalam bahasa Arab kata "amin" seakar dengan kata amanah, yang artinya dapat dipercaya seperti Rasulullah disaat jaman jahiliyah masyarakat Quraish memberi julukan kepada beliau "Al Amin" yang artinya dapat dipercaya. Apabila kita membaca panjang huruf A nya dan Mim nya maka kita sama dengan menutup doa yang dibacakan yang artinya " Wahai Tuhan kami, kabulkanlah doa tersebut ". Begitu pentingnya kata "amin" maka Rasulullah bersabda : " Apabila Imam membaca amin, maka ucapkanlah amin. Barang siapa yang membaca amin bertepatan dengan amin-nya Malaikat, maka ia dilindungi dari dosa-dosa yang telah dilakukannya" [ HR. Bukhari-Muslim]

Jadi mengucapkan kata "amin" harus disertai dengan tindakan dan perbuatan yang diperintahkan di dalam Al Quran dan Hadits. Bagaimana mungkin Tuhan akan mengabulkan doa orang yang berbuat mungkar dan keji. Kita ingin keluar dari krisis, kita memohon kepada Tuhan agar doa kita dikabulkan, tetapi kita berada dalam kesesatan yang nyata. Coba kita pahami salah satu ayat dari Al Quran : "Dan orang-orang yang sungguh-sungguh berjuang untuk Kami, Kami pasti menunjuki mereka kepada jalan-jalan Kami. Dan, sesungguhnya Allah itu menyertai orang-orang yang berbuat ihsan". [ Al Ankabut:69 ]

Dengan demikian sudah jelas sekali bahwa setiap doa harus ditutup dengan "Amin". Dan doa tersebut akan diperkenankan oleh Tuhan bila orang yang berdoa memenuhi seruan atau permintaan Tuhan, yaitu beribadah dan beriman  kepada Tuhan. Itulah makna dari kata "amin" yang sering kita ucapkan, semoga apa yang saya tulis akan bermanfaat untuk kita semua. 

Semoga Allah mengampuni diriku jika ada kekhilafan dalam menulis artikel ini. Amin

Wassalam.
Read More

Humor Lucu Terbaru : Ketika Iblis Mengeluh

| 103 comments

Bismillahirrahmanirrahim.


Kunjungan Kerja

Para pengamat politik  di negeri ini sedang bingung. Biasanya rakyat sangat keras mengecam studi banding anggota DPR, yang dianggap cuma plesir dengan anggaran dinas. Tetapi, khusus untuk studi banding ke Jepang, kok rakyat justru ramai-ramai mendukung, agar studi banding itu segera dilaksanakan dan hasilnya cepat diaplikasikan pada seluruh anggota parlemen.

Merasa penasaran, pengamat politik itu pun bertanya kepada seorang pedagang asongan, yang mangkal di depan gerbang DPR: "Mengapa Bapak mendukung studi banding anggota DPR ke Jepang?"

"Ohh, itu....," sahut si bapak. "Saya mendukung penuh, sebab anggota DPR itu akan belajar teknik harakiri massal di Jepang. Semoga segera diterapkan untuk seluruh anggota DPR..."

*****

Bersih Desa

Ketika Pak  Camat melakukan kunjungan di kelurahan melihat seorang Ibu yang berjualan kue di sebelah kantor Kelurahan. Lalu Pak Camat  bertanya pada ibu tua penjual kue :

Pak Camat : "Sudah berapa lama jualan kue?"
Ibu : "Sudah hampir 15 tahun Pak...."
Pak Camat : "Terus anak ibu mana, kenapa tidak ada yang bantu?"
Ibu : "Anak saya ada 4, yang ke-1 di KPK, ke-2 di POLDA, ke-3 di Kejaksaan dan yang ke-4 di DPR, jadi mereka sibuk sekali pak..."

Pak Camat  kemudian menggeleng-gelengkan kepala karena kagum... Lalu, berbicara kesemua hadirin yang menyertai beliau,

"Meskipun hanya jualan kue, ibu ini bisa menjadikan anaknya sukses dan jujur tidak korupsi... karena kalau mereka korupsi, pasti kehidupan Ibu ini sudah sejahtera dan tinggal dirumah mewah..."

Pak Camat : "Apa jabatan anak di POLDA, KPK, KEJAKSAAN dan DPR?"
Ibu : "Sama... jualan kue juga...

*****

Ketika Iblis Mengeluh

Iblis : Ya Tuhan, hamba minta pensiun dini saja.
Tuhan : Kenapa kamu minta pensiun? Bukankah kamu yang minta untuk selalu menggoda manusia?
Iblis: Hamba minta ampun ya Tuhan. Amit-amit sekarang kelakuan manusia sudah melebihi hamba. Hamba khawatir, justru hamba yang nanti bisa tergoda oleh manusia. Makanya hamba minta pensiun dini saja. Manusia berzina, yang enak dia, yang disalahkan hamba.

Manusia korupsi, yang menikmati dia, dibilang hamba yang menggoda. Hamba lagi yang disalahkan. Yang paling sedih, tiap musim Haji hamba dilempari batu oleh berjuta manusia di Mekkah. Padahal diantara yang melempari hamba itu, banyak juga yang sudah jadi kawan hamba.... 

Sumber : Laskar Islam
Read More

Motivasi: "Cara Mendapatkan Pahala Lewat Dunia Blogging"

| 170 comments
Bismillahirrahmanirrahim.

Sekian bulan telah terlewati menekuni dua Blogging, banyak sekali informasi dan ilmu pengetahuan yang sudah saya pelajari. Mulai dari yang sulit maupun yang mudah terutama masalah utak atik Blog, tapi kebanyakan susah sih ... heheheh. 

Disini saya ingin sekali berbagi tips "Cara Mencari Pahala Lewat Dunia Blogging". Kalau mencari duit lewat dunia maya sih udah biasa, tapi kalau cari pahala itu baru Ruaarrr Biassaaa .......!!!

"Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali 3 perkara; sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat atau anak yang shalih yang mendo'akannya". (HR.Muslim 3084). Ketiga amalan tersebut hendaknya dilakukan setiap muslim selama hidupnya agar mendapatkan kebaikan dan pahala meskipun dirinya telah meninggal dunia.

Petikan salah satu hadits diatas dengan jelas sekali jika kita memberika 1 ilmu saja yang bermanfaat bagi orang yang membacanya, lantas orang itu menerapkan dan merasakan hasil dari Ilmu yang kita posting maka kita akan mendapatkan pahala bahkan sampai kita meninggal dunia. Begitu juga jika kita memberikan suguhan yang (maaf) berbau porno, maka bisa kita bayangkan kehidupannya kelak jika meninggalkan dunia yang fana ini. Meskipun kita meninggal dunia, Blog tersebut masih eksis dan masih bisa dinikmati oleh jutaan orang yang yang memburu artikel kita. Nau'udzubillah

Ilmu yang bermanfaat adalah merupakan pilar bagi manusia untuk mendapatkan derajat kehidupan yang baik. Allah swt sendiri menyatakan ilmu sebagai salah satu persyaratan bagi manusia untuk diangkat derajatnya, sebagaimana firman-Nya dalam surah al-Mujadalah ayat 11 : "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat". Iman dan ilmu adalah syarat untuk mendapatkan derajat yang baik. Tentang pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan Rasulullah saw menegaskan dalam hadisnya "Barang siapa yang ingin kebahagiaan hidup di dunia, maka hendaklah dia menguasai ilmu, barang siapa yang ingin mendapatkan kebahagiaan akhirat, maka hendaklah dia menguasai ilmu dan barang siapa yang ingin kebahagiaan di dunia dan akhirat, maka hendaklah dia menguasai ilmu pengetahuan".

Itulah mengapa pentingnya mencari dan menyebarkan ilmu yang bermanfaat untuk orang lain. Tetap mengalirnya pahala dari ilmu yang bermanfaat yang Anda sebarkan setelah Anda meninggal nanti, di saat amal-amal lainnya telah terputus, adalah bagaikan kehidupan kedua bagi Anda. Semoga dengan apa yang saya tulis ini menjadikan renungan dan motivasi kita untuk melangkah lebih bijak terutama dalam memberikan artikel di dunia Blogging.

Semoga Allah selalu memberikan HidayahNya serta mengampuni kesalahan kita semua. Amin

Wassalam dan semoga bermanfaat

Read More
Top