Showing posts with label Akhlak. Show all posts
Showing posts with label Akhlak. Show all posts

Gaya Pacaran ABG Jaman Sekarang

| 64 comments
Assalamualaikum.

Gaya Pacaran ABG Jaman Sekarang
TERLALU .... !!! Mungkin kalimat pendek ini "nyambung" dengan judul diatas. Sudah banyak artikel yang saya baca tentang Gaya Pacaran ABG Jaman Sekarang, tapi tidak membuat rasa malu bagi para pelaku pacaran. Bahkan banyak sekali Tausiah dari para ustadz atau Kyai yang menerangkan jika pacaran itu haram, tapi perbuatan mereka sudah diluar batas kewajaran. 

Dijaman dulu (katanya) seorang laki-laki atau perempuan tidak pernah keluar berduaan, bahkan ingin bertemu dengan kekasihnya hanya di sekolah saja. Kirim surat ke kantor POS dan menulis pesan lewat radio sambil memandangi foto kekasihnya. Loh ....itu kan dulu, teknologi masih jadul !!! Tapi anda jangan melupakan satu hal, meski teknologi jadul anak remaja justru terhindar dari perbuatan asusila dan akhlaknya terjaga. Betul..?

Coba sekarang kita melihat kondisi saat ini dengan perkembangan teknologi yang di agung-agungkan, sudah banyak pebuatan asusila yang dilakukan oleh para ABG. Lantas dimana letak budaya kita yang konon " Adat ketimur-timuran"  dan selalu menjaga sopan santun itu? 

TIDAK PUNYA MALU ....!!! Inilah Gaya Pacaran ABG Jaman Sekarang, lebih gila lagi pacaran di tempat umum tanpa ada rasa malu sedikitpun. Yang lebih extrim lagi berbuat mesum dan diabadikan lewat Camera Poselnya buat kenang-kenangan. Model pacaran apaan nih...? Nau'udzubillah 
Inilah cermin anak muda jaman sekarang yang sudah mengalami krisis Akhlak. Untuk itu kenapa pendidikan akhlak remaja sangat penting di jaman yang sudah modern seperti saat ini.

SEKALI HARAM TETAP HARAM....!!! Islam tidak mengenal yang namanya Pacaran Sehat atau sejenisnya. Ini alasannya :

1. Orang berpacaran lebih banyak mudharatnya dari pada maslahatnya.
2. Waktu luang banyak terbuang karena malamun.
3. Orang yg sedang pacaran tidak akan bisa (sulit) menjaga hijab.
4. Pacaran identik dengan saling menyentuh antara laki-laki dengan wanita, meskipun itu hanya jabat tangan.

“Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya. (HR. Ahmad no. 15734)

*** Berikan rasa cinta dan kasih sayang itu kepada yang berhak menerimanya dan Bertaubat adalah jalan yang terbaik. Semoga bermanfaat.
Read More

Di Kejar Akhwat Jilbaber atau Syahwat Jilbaber. (Jomblo Wajib Baca !!!)

| 114 comments

Assalamu‟alaikum ikhwan wa akhwat fillah rohimakumullah. Ana punya artikel menarik lohh,,,khusus untuk para ikhwan fillah and bagi para akhwat pada umumnya,,, semua data yang tercantum dalam karakter dan point dalam artikel ini di dasari oleh research yang ada dalam kehidupan nyata para ikhwan, and yang pasti ,,,artikel ini akan membuka mata kita semua mengenai profil ikwan yang jadi incaran para akhwat yang sesungguhnya,,,gimana yaa…!!! Gimana gak penasaran,,,coused cermin permasalahannya langsung dibiaskan ke Alqur‟an dan hadits. 

Huhhhh…….muqoddimahnya kepanjangan yaa???? Jangan khawatir,,,point pertama kita akan mulai dari huruf Alif,,,Heehehehe,Jangan ingat band Wali dulu,,!!! Kita focus ke Ikhwan ,…Saudaraku ,,, tahukah kalian bahwa pendirian adalah buah dari pohon niat yang tumbuh dari tetesair mata azam ???? hehheh (susah di cernah ya …) maksudnya,,,seorang ikhwan yang memiliki pendirian yang kokoh itu tidak akan mengatakan atau mendahulukan nama orang yang sering menaunginya, seperti yang di katakan dalam bahasa sindiran arab yang artinya,”pemuda yang gagah tidak akan mengatakan Bapakku!!! tapi ,”AKU !!!”,,,ikhwan yang memiliki jiwa bebasyang terinspirasi dari jiwa pemuda yang banyak di kisahkan oleh Rosulullah SAW,,.. 

Sangat lucu , jika ada seorang ikhwan yang menampakkan kegagahannya dengan menyandarkan nama orang yang di banggakannya,.(warning : khusus nama selebritis syurga lhooo…) Point ikhwan hakiki selanjutnya, Eehhhmmm,..,…Coba fikirkan suara ikhwan yang lebih rendah kepada seorang akhwat ,namun suaranya lebih tinggi di hadapan orangtuanya….!!!!(simpan aja fikiranmu and check it out to your self !!!). Point kedua ini mengingatkan kita akan kisah cinta Rosulullah SAW dengan Siti Khodijah yang menampakkan cinta tulusnya lewat kekaguman tersembunyi (alias tanpa komunikasi),,,keadaan Rosulullah yang terhindar dari Rekayasa Gengsi zaman,,,Perkataan beliau yang terbebas dari nafsu, seperti yang telah di jamin oleh Allah SWTdalam QS AN-NAJM ayat 3 ,”Dan tiadalah yang di ucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya.”Saudaraku,,, 

Sangat hina jika seorang ikhwan mengutarakan cinta se HIDUP_ se MATI lewat sms Gratis yang berbingkai janji palsu (alias nafsu),,,ngobrol pakek paket MURAH or Talk MANIA dengan bahasa indah dan dalil munafiq yang durasi waktu bicaranya lebih lama dari pada membaca Alqur‟an atau Sholat malam,,,sehingga membuat akhwat lebih mengutamakan mengadu padanya dari pada Allah SWT,,,maka ikhwan ini adalah tangan kanan GOMBAL Syetan.So…jika ada yang mengejarnya maka ia bukan “AKHWAT JILBABER” ,,,tapiii “SYAHWAT JILBABER !!!” 

Saudaraku,,,Keadaan pahit nenek moyang kita(ADAM AS) yang terusir dari syurga lantaran syetan membisikkan kejahatan lalu ia jadikan kemanjaaan SITI HAWA sebagai alat pemusnah ketaatan,sehingga mereka berdua terpedaya dalam penyesalan.(buka tafsir ibnu katsir mengenai QS AL-A‟RAF ayat 11-23),..

Uuhhhh,…sedihnya!!! Jangan sampai terjadi pada ikhwan saat ini,….Tahukah kalian ,,,Seorang ikhwan akan senantiasa menggiring domba betina yang tersesat ke padang tandus yang di pagari oleh kaktus berduri dan kusam,,,(hehehee bingungnya ??? Harus extra fokusss coused di point ini adalah modus perdana bagi syetan lhooo !!!!!). Lanjut…..Maksudnya,,, Jika seorang ikhwan menerima kata, “ana uhibbuka !!!”atau ,“uhibbuka fillah!!!” tapi dengan perhatian yang penuh „BASA_BASI” sehingga Alqur‟an hanyadi jadikan sebatas sapaan lalu isi Alqur'an hanya di jadikan sebatas sindiran,,,Bahkan tidak MALU mengatas namakan ta'aruf Ala Islami hanya untuk mengenal satu sama lain, padahal cara yang digunakan adalah cara yang salah karena tanpa panduan yang haqmenurut ajaran islam alias “TA‟ARUF ALA SYAITHONY”

Saudaraku…modus inilah yang sering membuat syetan berhasil memutuskan batasan-batasan pergaulan antara akhwat dan ikhwan ,sehingga bagi ikhwan yang berkendaraan bermotor membonceng akhwat adalah syi‟ar agama,,, padahal syetan sedang tertawa terbahak-bahak,karena ia berhasil mencetak generasi maksiat atau sebagai artis figuran kebanggaan syetan yang dapat menjadi telanan HINA bagi akhwat dan ikhwan lainnya,,,maka inilah yang di sebut,“ALAMAT cinta PALSU”(ee….stop !!! jangan ingat Ayu ting ting yang gak akan menemukan cinta sejatinya lantaran alamat yang di dapat palsu,,,itu bukti bahwa cinta yang ada adalah palsu)

Fokusssssss………Jika seorang ikhwan mengalami keadaan seperti ini, maka ia akan mengarahkan kekaguman seseorang kepadanya kearah cinta sang maha pemegang cinta,,,Layaknya ratu balqis yang mendarat takjub di istana sulaiman as,,,(hehhe…bingung lagiii ya!!!). Maksudnya ,,, ikhwan itu akan menunjukkan kebesaran Allah alias mengutamakan Allah daripada menjawab or membalas kata cinta yang syetan sangat antusias menyaksikan sambil mengubar kobaran nafsu di sekitar percakapan ,,,.Na‟uudzubillah wallahu a‟lamu maa laa na‟lamu !!!

Saudaraku…Mari kita bercermin dari ke kaguman Zulaiha kepada Yusuf AS,,,yang cintanya mengukirkan sejarah dahsyat di masa yang menjadi pembahasan indah bagi para ikhwan dan akhwat hingga saat ini bahkan detik ini pun kita sedang membuka kembali lembaran abadi yang Allah maktubkan dalam Alqur‟an ,,sebagai pelajaran untuk kita semua dalam menghadapi perasaan yang sangat akrab dengan campur tangan syetan,,,kisah inilah yang mendasari point selanjutnya,bahwa seorang ikhwan tidak akan mengalami penyakit,”salah tingkah !”Maksudnya,,,Jika ada akhwat yang memiliki isyarat senyum dimaniskan and perhatian disiniskan,,,memiliki perbedaan yang jauh di bandingkan ketika akhwat itu memandang ikhwan lainnya,maka dia disebut syahwat jilbaber !!!

Perhatian yang membuat bingung seorang ikhwan , maka ikhwan hakiki akan melakukan apa yang telah di lakukan oleh yusuf as, yaitu berlindung dan menjauh dari percikan maksiat yangdapat membakar keimanan seorang ikhwan itu sendiri,,,Allah SWT berfirman dalam QS Asy-Syams ayat 8-10 :“ Maka dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketaqwaan, sungguh beruntung orang yang mensucikannya (jiwa itu), dan sungguh merugi orang yang mengotorinya.”Saudaraku ,…Melihat sosok Yusuf AS yang terhindar dan terbebas dari salah tingkah alias grogi akibat godaan miss is universe di zaman itu,,,dapat kita simpulkan bahwa keimanannya transparan,,,Maksudnya,..Ketika ramai atau dalam keadaan sunyipun ia tetap bisa merasakan kehadiran Allah SWT.

Banyak di zaman ini para ikhwan yang menangis di keramaian dan tertawa di kesunyian,,,Bahkan aurah sholeh munafiqnya semakin terang ketika mendapat banyak perhatian dan pujian baik dari ikhwan dan akhwat di sekelilingnya. Saudaraku…Adakah  perhatian yang lebih halal selain perhatian dua insan yang di ikat oleh syahadat dan mahar yang adil bagi keduanya??? Atau adakah seorang ahli ibadah yang hidup di kandang babi???( no one !!!). Saudaraku…Sudahlah membungkus bangkai dengan kertas emas,,,jika pada waktunya kertas itu akan rapuh dan bangkaipun akan terlihat tanpa penghalang !!! Sangat merugilah kita ,,,jika kenikmatan setelah menikah dirasakan sebelum menikah !!!!

Marilah kita perbaiki niat dan cara kita yang terkadang SALAH tapi dikemas dengan DALIL-DALIL syetan agar menjadi sesuai keinginan hawa nafsu, …Ikhwan Fillah …Allah SWT dan Rosulullah SAW telah menjamin bahwa akan ada 70 bidadari yang siap melayani kita di syurga bagi kita yang bertaqwa dan tidak mencampur adukkan antara yang haq dan yang bathil. Dan engkau ,Wahai para calon bidadari syurga …Tampakkanlah apa yang biasa kalian tampakkan,,,jangan dengarkan bisikkan syetan yang menyerumu untuk menampakkan yang lebih dari itu,Jadilah kalian salah satu dari 70 bidadari syurga yang di banggakan oleh kebanyakan para ikhwan hakiki. Saudaraku ,,..Pernahkah kita mengulang kembali rekaman dahsyat mengenai harapan Rosulullah melalui sapaan terakhir beliau ketika menjelang sakratul maut, UMMATIII….UMMATIII…Dalam keadaan menyakitkan itu ,Air mata shohabah dan shohabiah mengalir tanpa jedda,,,Saudaraku,,…Apakah perjuangan dan harapan beliau akan kita sia-sia kan ????

Ikhwan dan akhwat yang hakiki akan menjadikan sapaan itu sebagai benteng untuk menjaga kesadaran akan batasan-batasan antara haq dan yang bathil. Saudaraku,,..Sebagai umat islam kita mempunyai identitas diri yang menunjukkan siapa diri kita,,,Keadaan mulia yang di perankan oleh akhwat dan ikhwan di zaman yang langsung di tarbiah dengan akhlaq Rosulullahh SAW adalah catatan penting dalam pergaulan kita di zaman ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua dan mari berusaha menjadi teladan yang baik bukan sekedar menjadi penceramah ,karena keteladanan lebih baik dari pada seribu nasihat!!!

Akhirnya,…Saya sebagai penulis mohon maaf atas segala kesalahan dan kepada Allah yang maha pengampun penulis berserah diri .Salam ukhuwah ,,,Semoga Allah menerangkan hati kita agar mudah membedakan antara yang haq dan yang bathil. Wassalamu‟alaikum warahmatullahi wa barakatuh.

    Read More

    Jihad Melawan Hawa Nafsu

    | 89 comments
    Assalamu'alaikum.

    Seorang muslim haruslah merenung dan selalu introspeksi mengenai pengaruh hawa nafsu terhadap dirinya, disini kita dituntut Jihad Melawan Hawa Nafsu khususnya kesabaran. Apabila kita tidak bisa mengendalikan amarah, maka perbuatan kita akan menimbulkan dampak yang tidak terpuji. Sikap marah kita terhadap orang yang telah mencaci orang yang kita sayangi. 

    Saya beri contoh: jika ada orang menghina Agama kita, orang ke 2 menghina orang tua kita, orang ke 3 menghina kekasih / pasangan kita dan orang ke 4 menghina idola kita. Maka disinilah kita di tuntut untuk membedakan tingkat kemarahan kita meskipun hati kita terluka. Dan disinilah kita di tuntuh untuk "Berjihad" melawan hawa nafsu kita.


    Apakah kemarahanmu untuk memberikan hukuman dan pelajaran kepada mereka  telah sesuai dengan ketentuan syariat? yaitu, kemarahanmu kepada orang pertama dan kedua hampir sama. Tetapi jauh lebih keras jika dibandingkan dengan yang lainnya. Kemarahanmu kepada orang keempat harus lebih lunak dibandingkan dengan yang awal, akan  tetapi jauh lebih lunak jika dibandingkan dengan yang lainnya. 

    Seringkali kita mendengar di media televisi, surat kabar atau di internet. Kasus pembunuhan belakangan ini marak terjadi, padahal tidak sedikit pembunuhan tersebut di awali dengan hal yang sangat sepele. Jika anda masih ingat kasus pembunuhan yang di lakukan oleh salah seorang pelajar, peristiwa ini berawal dari hanya "rasa cemburu" yang berujung pada pembunuhan. 

    Periksalah dirimu ! Engkau akan  dapatkan dirimu sendiri ditimpa musibah berupa perbuatan maksiat atau kekurangan dalam hal keimanan. Juga engkau dapati orang yang kau benci ditimpa musibah berupa perbuatan maksiat dan kekurangan lainnya dalam syariat yang tidak lebih berat dari maksiat yang menimpamu. Maka apakah engkau dapati kebencian kepada orang tersebut sama dengan kebencianmu terhadap dirimu sendiri? Dan apakah engkau dapatkan kemarahanmu kepadanya? 


    Sesungguhnya pintu-pintu hawa nafsu tidak terhitung banyaknya. Saya mempunyai pengalaman pribadi ketika memperhatikan satu permasalahan yang saya anggap hawa nafsu tidak ikut campur didalamnya. Saya mendapatkan satu pengertian dalam masalah tersebut, lalu saya menetapkannya dengan satu ketetapan. Setelah itu saya melihat sesuatu yang membuat cacat ketetapan tadi, tetap saja saya gigih mempertahankan kesalahan tersebut dan jiwaku menyuruhku untuk memberikan pembelaan dan menutup mata, serta menolak untuk mengadakan penelitian lebih lanjut secara mendalam. Hal ini dikarenakan ketika saya menetapkan pengertian pertama yang saya kagumi itu, hawa nafsu saya condong untuk  membenarkannya. 

    Padahal belum ada seorangpun yang tahu akan  hal ini. Maka bagaimana jika sekiranya hal tersebut sudah saya sebar luaskan ke khalayak ramai, kemudian setelah itu nampak olehku bahwa pengertian tersebut salah? Bagaimana pula apabila kesalahan itu bukan saya sendiri yang mengetahuinya melainkan orang lain yang mengkritikku? Maka bagaimana pula jika orang yang mengkritik tersebut adalah orang yang aku benci? Hal ini bukan berarti bahwa seorang muslim dituntut untuk tidak mempunyai hawa nafsu, karena hal ini diluar kemampuannya. Tetapi kewajiban seorang muslim adalah mengoreksi diri tentang hawa nafsunya supaya dia mengetahui kemudian mengekangnya dan memperhatikan dengan seksama dalam hal kebenaran sebagai suatu kebenaran. Apabila jelas baginya bahwa kebenaran itu menyalahi hawa nafsunya, maka dia harus mengutamakan kebenaran daripada mengikuti hawa nafsunya. 

    Seorang muslim terkadang dalam mengawasi hawa nafsunya. Ia bersikap toleran terhadap kebatilan sehingga akhirnya ia condong kepada kebatilan dan membelanya. Dia menyangka bahwa dirinya menyimpang dari kebenaran. Dan menyangka bahwa dirinya tidak sedang memusuhi kebenaran. Dan ini hampir tidak ada yang selamat darinya kecuali orang yang dipelihara oleh Allah Shuhanahu wa Ta'ala

    Hanya saja manusia kadarnya bertingkat dalam sikapnya terhadap hawa nafsu. Diantara mereka  ada yang sering terbawa arus hawa nafsunya sampai melampaui batas sehingga orang yang tidak mengetahui tabiat manusia dan pengaruh hawa nafsu yang demikian besar menyangka bahwa orang tadi melakukan kesalahan yang fatal dengan sengaja. Diantara manusia ada yang dapat mengekang hawa nafsunya sehingga jarang mengikuti hawa nafsunya. 

    Untuk itu sudah saatnya kita kembali kepada Al Qur'an dan As Sunnah, hanya dengan kedua pegangan itulah kita akan selamat dunia dan akhirat. Bertanyalah kepada para Alim Ulama yang mempunyai wawasan Agama yang mumpuni, apabila terjadi perbedaan pandangan ketika kita belajar kedua pegangan tersebut. Berselisihlah dengan cara bijak dan berpedoman dengan As Sunnah, bukan dengan emosi dan peraturan kita sendiri. 

    Semoga artikel Jihad Melawan Hawa Nafsu ini bermanfaat, dan mudah-mudahan Allah Swt selalu memberikan petunjuk dan hidayah Nya kepada kita semua. Aamiiin.
    Read More

    Kenalkan Agama Pada Balita Anda

    | 72 comments
    Assalamu'alaikum.

    Kenalkan Agama Pada Balita Anda
    Sebetulnya ini masih ada kaitannya dengan artikel sebelumnya tentang Tips membimbing anak di masa pertumbuhan yakni ketika masih usia 0 - 5 tahun. Jika kemarin saya memberikan tips membimbing secara lahiriah, nah sekarang saya sambung lagi dengan Kenalkan Agama pada Balita. Saya rasa ini sangat berkaitan dengan Tips yang kemarin, tanpa bimbingan secara islami, maka akan ada ketimpangan ketika si anak menginjak dewasa.

    Berikut tips mengenalkan agama kepada balita secara Islami agar buah hati anda mempunyai akhlak yang mulia

    1. Berilah contoh kepada anak tentang tata cara Sholat, agar si anak paham dengan gerakan Sholat.
    2. Perbanyak anak untuk mendengarkan Ayat-ayat suci Al Qur'an.
    3. Ajari anak untuk membaca Istigfar, Kalimat tauhid, Sholawat dan Puji-pujian.
    5. Tanamkan rasa belas kasih kepada sesama, agar kelak terbiasa dengan bersedekah.
    6. Kenalkan anak dengan huruf-huruf arab dengan menulis di papan tulis atau Buku.
    7. Ajaklah si anak untuk selalu berdoa dalam setiap kesempatan, misalnya: makan, tidur atau yang lain.


    "Setiap kalian adalah pemimpin dan akan diminta pertanggung jawaban terhadap yang dipimpin. Maka, seorang imam adalah pemimpin dan bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya. Seorang suami adalah pemimpin bagi keluarganya dan bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya” [Hadits Riwayat Al-Bukhari]

    Sebetulnya masih banyak macam pengenalan agama kepada balita,  tapi saya tau nya cuma ini. Hehehe...... Jika anda mempunyai tambahan silahkan di share lewat kolom kementar dibawah. Semoga Artikel "Kenalkan Agama Pada Balita Anda" bermanfaat untuk anda semua.

    *** Anak yang Sholeh / Sholehah Do'a nya diterima oleh Allah Swt, meskipun orang tuanya sudah meninggal.
    Read More

    Tips Mencari Jodoh (Suami) Dalam Pandangan Islam

    | 98 comments
    Bismillahirrahmanirrahim.

    Tips Mencari pacar

    Setiap wanita pasti ingin mempunya kekasih  yang sempurna. Saya sadar jika manusia adalah ciptaan Tuhan, yang tak lepas dari khilaf. Di dalam mencari calon suami, maka sebagai wanita haruslah berhati-hati dalam memilih pasangan. Jika anda tergesa-gesa dalam memilih calon pendamping, maka keutuhan rumah tangga sering mengalami ketidak harmonisan. Pertengkaran dan saling menyalahkan akan menghiasi kehidupan. Berikut ini Tips mencari jodoh dalam pandangan islam.

    1. Bertakwa Kepada Allah dan Rasul Nya
    “Jika datang kepada kalian seorang lelaki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar.” (HR. Tirmidzi)

    2. Berakhlak Mulia.
    "Bila datang seorang laki-laki yang kamu ridhai agama dan akhlaqnya, hendaklah kamu nikahkan dia, karena kalo engkau tidak mau menikahkannya, niscaya akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang meluas."(H.R. Tirmidzi dan Ahmad)

    3. Patuh kepada Orang Tua nya.
    Dari Ibnu 'Umar RA ujarnya: "Rasulullah SAW bersabda: "Berbaktilah kepada orang tua kalian, niscaya kelak anak-anak kalian berbakti kepada kalian; dan peliharalah kehormatan (istri-istri orang), niscaya kehormatan istri-istri kalian terpelihara".(H.R. Thabarani, Hadits hasan)

    4. Mampu memberikan Nafkah ( Mandiri )
    "Hai golongan pemuda, barangsiapa di antara kamu ada yang mampu (untuk membelanjai) kawin, hendaklah ia kawin, karena kawin itu akan lebih menjaga pandangan dan akan lebih memelihara kemaluan, dan barangsiapa belum mampu kawin, hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu ibarat pengebiri"(H.R. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

    Demikian beberapa Tips Mencari Jodoh Dalam Pandangan Islam  yang perlu dipertimbangkan oleh seorang muslimah yang hendak menapaki tangga pernikahan. Selain melakukan usaha untuk memilih pasangan, jangan lupa bahwa hasil akhir dari segala usaha ada di tangan Allah ‘Azza Wa Jalla. Maka sepatutnya jangan meninggalkan doa kepada Allah Ta’ala agar dipilihkan calon pasangan yang baik. Salah satu doa yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan shalat Istikharah. Mudah-mudahan Allah Swt memberikan Petunjuk dan Hidayah Nya kepada kita semua. Aamiiin
    Read More

    Renungan Islam: Cinta Dan Kasih Sayang Dalam Islam

    | 89 comments
    Bismillahirrahmanirrahim.


    Sifat Arrahman dan Arrahiem adalah milik Allah. Kedua sifat Nya yang mulia ini dinyatakan dalam al Qur’an di tempat yang sedemikian banyaknya, bertebaran dalam setiap surat pada al Qur’an. Rupanya Allah memberikan sifat yang mulia ini kepada makhluk yang dikehendaki Nya, termasuk kepada manusia dan juga binatang. Jika seseorang sudah dikaruniai kasih sayang atau cinta terhadap sesuatu, maka halangan dalam bentuk apapun akan ditaklukkan demi meraih cintanya itu. Karena sifat kasih sayang atau cinta hanyalah milik Allah swt., maka yang bisa diusahakan adalah memohon kepada Nya, agar kita dikarunia sifat yang mulia itu. Atas dasar keyakinan seperti ini, maka Rasulullah saw mengajarkan pada umatnya selalu berdoa, agar selalu dikaruniai rakhmat Nya, dekat pada Nya, dan sifat-sifat mulia yang dimiliki Nya. Inilah yang saya maksud dengan cinta dan kasih sayang secara islam.


    CINTA

    Siapa yang paling berhak dicintai..?

    Katakanlah: `Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.` Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. 3:31)

    Bagaimana jika salah menilai hakikat Cinta ?

    Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: Wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (syurga). (QS. 3:14)

    Bagaimana jika mencintai secara berlebihan kepada selain Allah dan Rasul Nya ?

    Dan wanita-wanita di kota berkata: `Isteri Al Aziz menggoda bujangnya untuk menundukkan dirinya (kepadanya), sesungguhnya cintanya kepada bujangnya itu adalah sangat mendalam. Sesungguhnya kami memandangnya dalam kesesatan yang nyata.`(QS. 12:30)
     
    Janganlah salah dalam menempatkan hakikat Cinta

    Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia. dan meninggalkan (kehidupan) akhirat. QS. al-Qiyamah (75) : 19.20

    KEPADA  SIAPA SAJA KASIH SAYANG  ITU ?

    Orang Tua

    Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan `ah` dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS. 17:23)

    Istri dan Anak

    Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.
    (QS. 30:21)

    Kepada Sesama

    Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka: kamu lihat mereka ruku dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda meraka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS. 48:29)


    "Jangan dustai nikmat yang telah Tuhan berikan kepadamu, cintailah DIA setulus dan sepenuh hati. Kelak dia tanamkan dalam hatimu kecintaan pada Keimanan. Dan Allah jadikan Iman itu indah dalam hatimu. Disitulah engkau bertemu surga di dunia sebelum surga di akhirat"


    Mudah-mudahan bermanfaat artikel cinta dan kasih sayang dalam islam ini. Semoga Allah Swt senantiasa melimpahkan rahmat untuk kita semua. Aamiiin
    Read More

    Mau Taubat Kok Susah Amat Yah ?

    | 101 comments
    Bismillahirrahmanirrahim.

    Sebagai manusia pasti tidak lepas dari khilaf, baik berupa khilaf kecil ataupun besar. Nah disini orang yang pernah melakukan khilaf (termasuk saya) pasti pernah berfikir dan berkeinginan untuk kembali ke jalan yang benar atau biasanya disebut Taubat. Berusaha sejak dini untuk melakukan taubat adalah hal terbaik untuk memperbaiki akhlak. Di dalam melakukan usaha untuk bertaubat kiranya ada beberapa hal yang harus di perhatikan. 

    Berikut tips bertaubat agar di terima oleh Tuhan :

    Ada dua kewajiban yang harus dilakukan sebelum bertaubat, yaitu:
    1. Mengenali dosa yang akan di tinggalkan
    2. Meyakini bahwa dosa dapat dihilangkan dengan cara taubat

    Sedangkan rukun-rukun bertaubat ada empat, antara lain:
    1. Ilmu ( tentang cara bertaubat menurut As Sunnah)
    2. Penyesalan
    3. Tekat kuat
    4. Meninggalkan perbuatan dosa

    "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri." (QS. Al Baqarah: 222).

    Kembali dari kemaksiatan menuju ketaatan wajib dibangun dari di atas landasan keimanan, dan kembalinya hamba dari kesibukan-kesibukan yang melalaikan kepada Allah Swt dan dari yang baik menuju yang lebih baik lagi. Hal ini termasuk merupakan taubat dan jalan kembali menuju kebenaran. 

    Di antara keutamaan orang-orang yang bertaubat adalah: Allah SWT menugaskan para malaikat muqarrabin untuk beristighfar bagi mereka serta berdo'a kepada Allah SWT agar Allah SWT menyelamatkan mereka dari azab neraka. Serta memasukkan mereka ke dalam surga. Dan menyelamatkan mereka dari keburukan. Mereka memikirkan urusan mereka di dunia, sedangkan para malaikat sibuk dengan mereka di langit. 

    "Katakanlah: "Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Az-Zumar: 53)

    Semoga Bermanfaat

    Read More

    Tips Untuk Remaja Putri

    | 103 comments
    Bismillahirrahmanirrahim.

    " Nduk ojo metu bengi, ora apik gawe cah wadon " (Nduk jangan keluar malam hari, tidak bagus untuk anak perempuan) sebuah petuah dari nenek sewaktu saya kecil. Dia sangat menyayangiku meski saya sedikit bawel, heheheh dan ketika saya besar baru menyadari hal itu jika petuah tersebut sangat bermanfaat untuk saya. Mungkin untuk jaman sekarang petuah tersebut kurang disukai khususnya untuk anak remaja saat ini.

    Jaman sudah berubah .... ? banyak sekali orang yang beranggapan seperti itu, namun saya pribadi mempunyai pandangan lain. Kenapa..?  lihat alam semesta dan seluruh bumi yang kita pijak. Apa ada yang berubah secara frontal ? tidak kan, justru yang membuat perubahan adalah manusianya itu sendiri. Tradisi dan budaya kitalah yang menciptakan.

    Disamping itu keluarga juga sangat penting, keluarga sebagai unit sosial terkecil dalam masyarakat mempunyai peranan yang sangat  besar  dalam  mempengaruhi kehidupan  dan  perilaku  anak  remaja. Kedudukan  dan  fungsi  keluarga  dalam kehidupan  manusia  bersifat  fundamental karena pada hakekatnya keluarga merupakan wadah  pembentukan  watak  dan  akhlak. Tempat  perkembangan  awal  seorang  anak
    sejak dilahirkan sampai proses pertumbuhan dan perkembangannya baik jasmani maupun rohani  adalah  lingkungan  keluarga,  oleh karena itu di dalam keluargalah dimulainya pembinaan  nilai-nilai  akhlak  karimah
    ditanamkan  bagi  semua  anggota  keluarga termasuk  terhadap  remaja.

    Masa  remaja (terutama  masa  remaja  awal)  merupakan satu  fase  perkembangan  manusia  yang memiliki  arti  penting  bagi  kehidupan selanjutnya, karena kualitas kemanusiaannya di masa tua banyak ditentukan oleh caranya menata dan membawa dirinya dimasa muda. Perubahan  yang  dialami  pada  masa  ini terjadi  secara  kodrati  dan  para  ahli menyebutnya  sebagai  masa  transisi (peralihan).  Masa  peralihan  yang  terjadi pada remaja sangat membingungkan, dalam masa peralihan ini remaja sedang mencari identitasnya. Dalam proses perkembangannya, masa ini senantiasa diwarnai oleh konflik-konflik internal, cita-cita yang melambung, emosi  yang  tidak  stabil  serta  mudah tersinggung.

    Oleh  karena  itu  remaja membutuhkan bimbingan dan bantuan dari orang-orang terdekat  seperti  orang tuanya. Peran  dan  tanggungjawab  orang  tua mendidik  anak  remaja  dalam  keluarga sangat  dominan  sebab  di  tangan  orang tuanyalah baik dan buruknya akhlak remaja. Pendidikan  dan  pembinaan  akhlak
    merupakan  hal  paling  penting  dan  sangat mendesak  untuk  dilakukan  dalam  rangka menjaga  stabilitas  hidup.

    Untuk itu berikut sedikit tips dari saya untuk para remaja yang menginginkan akhlakul karimah.
    1. Berusahalah semaksimal mungkin untuk melaksanakan kewajiban sholat 5 waktu 
    2. Usahakan berpuasa sunnah untuk menahan hawa nafsu
    3. Baca Al Quran meskipun 1-2 ayat dan pahami makna yang terkandung di dalamnya
    4. Usahakan menjauhi maksiat
    5. Berilah batas waktu jika kita hendak keluar rumah
    6. Jangan berpakain minim dan usahakan berbusana muslim... dll
    Dalam  ajaran agama  Islam  masalah  akhlak  mendapat perhatian  yang  sangat  besar  sebagaimana
    sabda  Nabi  ”Sempurnanya  iman  seorang mukmin  adalah  mempunyai  akhlak  yang bagus”. Dan dalam riwayat lain dikatakan ”Sesungguhnya yang dicintai olehku (Nabi Muhammad  SAW)  adalah  mereka  yang mempunyai akhlak yang bagus”.



    Semoga bermanfaat.

    Read More

    Tips Keluarga Harmonis: Cara Mendidik Dan Menyayangi Anak

    | 108 comments
    Bismillahirrahmanirrahim.

    Di dalam membangun suatu rumah tangga tentu sangat didasari oleh ikatan cinta dalam sebuah pernikahan, mendambakan keturunan merupakan saat-saat yang di nanti-nantikan. Rasa bahagia dan berdebar-debar sangat dirasakan oleh pasangan suami istri ketika calon sang jabang bayi melahirkan. Tentu ini merupakan perjuangan yang sangat berat bagi seorang wanita yang sedang melahirkan buah hatinya. Tapi banyak orang yang tidak siap untuk kelanjutan ketika sang bayi mulai tumbuh besar. Masa usia dini merupakan saat yang sangat penting untuk mengembangkan segala bakat, minat, potensi yang dimilikinya untuk itulah diperlukan cara yang sesuai dengan karakter dan perkembangan anak agar tujuan yang diinginkan yaitu mengembangkan segala aspek perkembangan anak dapat terwujud dan bukan malah mematikan potensi anak. 

    Orang tua mempunyai peran yang sangat besar terhadap perkembangan akhlak untuk si buah hati karena dari orang tualah diperoleh segala sesuatu dan orang tua serta keluarga merupakan orang yang paling sering dan paling lama berinteraksi dengan anak mulai dari ia bangun tidur hingga tidur kembali. Untuk itulah orang tua perlu memahami bagaimana pola asuh yang tepat dan mengetahui apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada anak. Kesalahan kecil dapat mengakibatkan sesuatu yang fatal sehingga dalam mendidik anak tidak hanya dibutuhkan kecerdasan dan ketrampilan namun juga sikap tanggung jawab, konsisten, kesabaran, ketelitian dan juga kehati-hatian. Kekerasan fisik terhadap anak usia dini merupakan salah satu kasalahan fatal dari orang tua dalam mengasuh anak.

    Usia dini merupakan usia emas dimana pada usia dini pertumbuhan dan perkembangan anak berkembang pesat. Apabila dalam mendidik anak orang tua terlalu tempramen, maka akan mengakibatkan gangguan mental dan fisik pada anak yang akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak tersebut. Berikut adalah tips keluarga harmonis untuk mendidik buah hati anda :

    • Jika anak hidup dengan kritik, mereka belajar untuk mengutuk.
    • Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, mereka belajar untuk melawan.
    • Jika anak dibesarkan dengan ketakutan, mereka belajar untuk menjadi memprihatinkan.
    • Jika anak hidup dengan belas kasihan, mereka belajar untuk mengasihani diri sendiri.
    • Jika anak dibesarkan dengan ejekan, mereka belajar untuk merasa malu.
    • Jika anak hidup dengan kecemburuan, mereka belajar untuk merasa iri.
    • Jika anak hidup dengan rasa malu, mereka belajar untuk merasa bersalah.
    • Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.
    • Jika anak dibesarkan dengan toleransi, mereka belajar kesabaran.
    • Jika anak dibesarkan dengan pujian, mereka belajar apresiasi.
    • Jika anak dibesarkan dengan penerimaan, mereka belajar untuk mencintai.
    • Jika anak dibesarkan dengan persetujuan, mereka belajar untuk menyukai diri mereka sendiri.
    • Jika anak dibesarkan dengan pengakuan, mereka belajar itu baik untuk memiliki tujuan.
    • Jika anak dibesarkan dengan berbagi, ia belajar kedermawanan.
    • Jika anak dibesarkan dengan kejujuran, mereka belajar kebenaran.
    • Jika anak dibesarkan dengan keadilan, ia belajar keadilan.
    • Jika anak dibesarkan dengan kebaikan dan pertimbangan, mereka belajar menghormati.
    • Jika anak hidup dengan keamanan, mereka belajar untuk memiliki iman dalam diri mereka sendiri dan pada mereka tentang mereka.
    • Jika anak dibesarkan dengan persahabatan, mereka belajar dunia adalah tempat yang bagus di mana untuk hidup.

    Bila merujuk pada teori-teori di atas maka orang tua harus mendidik dan mengasuh anak dengan cara yang sesuai agar anak dapat mengembangkan seluruh kemampuan yang ia miliki. Pada usia-usia awal orang tua perlu mengembangkan rasa percaya anak baik pada dirinya maupun pada orang lain terutama orang tua. Bila anak mengalami suatu keadaan yang mengganggu keadaan dirinya baik fisik maupun mental maka ia juga akan mengalami dampak yang buruk pada mental atau psikisnya yang akan mempengaruhi dalam menjalani kehidupannya selanjutnya. 

    Begitu juga dalam Islam dimana kita bisa mengambil contoh suri tauladan yang pernah di contohkan Baginda Rasulullah Saw disaat beliau mencintai anak kecil :


    Rasulullah SAW senang bermain-main (menghibur) anak-anak dan kadang-kadang memangku mereka. Contoh: Beliau menyuruh Abdullah, Ubaidillah, dan lain-lain dari putra-putra pamannya Al-Abbas r.a. untuk berbaris lalu berkata, “ Siapa yang terlebih dahulu sampai kepadaku akan aku beri sesuatu (hadiah).” Merekapun berlomba-lomba menuju beliau, kemudian duduk di pangkuannya lalu Rasulullah menciumi mereka dan memeluknya.
    Rasulullah SAW sangat lembut pada anak yang mengganggu sholatnya. Contoh: Rasulullah pernah lama sekali sujud dalam shalatnya, maka salah seorang sahabat bertanya, ”Wahai Rasulullah, sesungguhnya anda lama sekali sujud, hingga kami mengira ada sesuatu kejadian atau anda sedang menerima wahyu. Rasulullah SAW, menjawab, “Tidak ada apa-apa, tetaplah aku ditunggangi oleh cucuku, maka aku tidak mau tergesa-gesa sampai dia puas.” Adapun anak yang di maksud ialah Al-Hasan atau Al-Husain Radhiyallahu Anhuma
    Rasulullah SAW sangat berempati pada anak kecil yang menangis. Contoh: Ketika Nabi Muhammad SAW melewati rumah putrinya, yaitu sayyidah Fatimah r.a., beliau mendengar Al-Husain sedang menangis, maka beliau berkata kepada Fatimah, “Apakah engkau belum mengerti bahwa menangisnya anak itu menggangguku.” Lalu beliau memangku Al-Husain di atas lehernya dan berkata, “Ya Allah, sesungguhnya aku cinta kepadanya, maka cintailah dia.”


      Seperti itulah kecintaan baginda Rasulullah ketika menyayangi anak kecil, alangkah mulia nya perilaku Beliau. Mungkin ini bisa dijadikan contoh bagaimana kita semua bisa lebih menyayangi seorang anak kecil, terlebih bagi anda yang sudah mempunyai buah hati. 

      Dari beberapa uraian tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa betapa pentingnya menjaga kehangatan hubungan dalam keluarga dengan kasih sayang. Pendidikan, penanaman nilai-nilai akhlak mulia, pengasuhan terhadap anak harus dilandaskan pada kasih sayang agar anak lebih dapat menerima semuanya dengan baik. Sayang bukan berarti menuruti segala kemauan dan kebutuhan anak namun sayang dapat ditunjukan dengan memberikan apa yang anak butuhkan dan meluruskan kesalahan anak dengan cara yang baik. Anak merupakan masa depan kita yang harus kita jaga dengan baik. Bila kita “menghancurkan” anak kita maka kita telah menghancurkan masa depan kita sendiri.



      Ref : http://coolaugust.blogspot.com/2011/10/cara-nabi-muhammad-saw-menyayangi-anak.html
      http://9lory.blogspot.com/2012/08/kekerasan-fisik-pada-anak-usia-dini.html

      Semoga bermanfaat ya  ..?



      Read More

      Pendidikan : Apabila Uang Sudah Menjadi Tuhan

      | 78 comments
      Bismillahirrahmanirrahim.


      Siapa sih yang ndak mau uang? Sudah pasti semua orang yang masih "waras" membutuhkan yang namanya uang. Banyak di antara kita yang bekerja siang dan malam demi uang, bahkan anak kecilpun merengek - rengek minta uang untuk membeli jajanan. Kita tidak memungkiri bahwa kita membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun bukan berarti kita lantas menjadikan semua hal menjadi sumber penghasilan uang tanpa melihat apakah hal itu dilarang Allah atau tidak. 

      Banyak juga yang melakukan kezaliman kepada alam (merusak alam), menzalimi hak2 manusia lain, hanya untuk memuaskan keinginannya menyukseskan suatu proyek, yang ujung2nya juga uang. Ada juga orang yang tega mempermak sedemikian besar anggaran proyek pembangunan umum, agar banyak "saldo" yang masuk kantongnya. Ada juga yang tega memanfaatkan kekuasannya untuk "mengeruk" banyak uang dgn korupsi. Bahkan yang lebih parah ada orang tega membunuh orang tuanya, atau saudaranya, atau temannya, gara2 tidak dipenuhi keinginannya. Jadi, hati2lah dalam memikirkan masalah uang dan harta, karena bisa jadi itu menjadi hal yang kita ambisikan sampai mengalahkan ketaatan kita pada Allah.

      Tanpa disadari atau tidak orang semacam itu bukan lagi takut dan taat kepada Allah, mereka lambat laun sudah menyembah dan taat kepada uang. Diantara penyebab tingginya tingkat kejahatan, seperti pencurian, perampokan, penipuan dan berbagai perbuatan kriminal yang merugikan masyarakat disebabkan karena tingginya tingkat pengangguran yang juga juga berujung pada tingginya tingkat kemiskinan. Kemiskinan yang tanpa disertai ketabahan dan kesabaran apalagi tanpa didasari oleh nilai-nilai keimanan dan moral yang baik, maka akan memunculkan orang-orang yang memilih jalan pintas dan menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan.

      Diantara penyebab tingginya tingkat kejahatan, seperti pencurian, perampokan, penipuan dan berbagai perbuatan kriminal yang merugikan masyarakat disebabkan karena tingginya tingkat pengangguran yang juga juga berujung pada tingginya tingkat kemiskinan. Kemiskinan yang tanpa disertai ketabahan dan kesabaran apalagi tanpa didasari oleh nilai-nilai keimanan dan moral yang baik, maka akan memunculkan orang-orang yang memilih jalan pintas dan menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan.

       “Carilah kebahagiaan hidup di akhirat itu dengan apa-apa yang dikaruniakan Tuhan kepadamu dan jangan lupakan porsimu dari kehidupan dunia.” (QS. Al-Qashash: 77).

      Apabila kebutuhan dan uang kita sudah tercukupi, apakah ini menjamin kita bahagia ? Tidak ...!!! Ada sebagian orang yang bergelimang harta dan memanfaatkan uang nya untuk menindas yang lemah. Hak dan kedamaian orang yang membutuhkan uang justru dibeli. Kita semua sudah pernah melihat penindasan kepada kaum yang lemah, seperti penindasan negara barat di timur tengah. Sebagai remaja Muslim alangkah indahnya jika kita memahami semua Hidayah yang Allah berikan kepada kita, bersyukur akan hidayah Nya merupakan benteng kita ketika kesulitan hidup sedang melanda kita.

      Sebagai renungan kehidupan kita, janganlah kita menyalah gunakan uang sebagai alat untuk memperalat dan menindas kaum yang lemah, begitu pula janganlah kita mencari uang dengan jalan pintas. Uang bukanlah satu-satunya jaminan kita untuk hidup bahagia. Jangan sampai uang yang mengendalikan kita, yang akhirnya kita egois dan menyombongkan diri. Apalagi sampai memutuskan tali silaturrahmi terhadap saudara-saudara kita. ( Naudzubillah)

      Selagi kita cukup, alangkah bijak jika kita membantu keluarga, saudara, sahabat dan anak yatim ( panti asuhan ) untuk bisa merasakan sedikit kebahagiaan. Toh di akhirat nanti merekalah yang meringankan / memudahkan ketika kita di hisab di yaumil qiyamah kelak. Amin.

      Semoga bermanfaat
      Read More

      Pendidikan Akhlak Untuk Si Buah Hati

      | 60 comments
      Bismillahirrahmanirrahim.

      Anaknya sapa nih ...? 

      Anak merupakan belahan jiwa, semua orang tua pasti ingin putra putrinya mempunyai akhlak yang mulia. Ketika anak masih bayi sampai usia 5-6 tahun, masa-masa itu adalah periode yang sangat penting untuk pekembangan syaraf otak. maka tidaklah heran jika banyak orang tua ketika mempunyai balita sangat berhati-hati menjaga anaknya baik itu dari perawatan maupun memberikan makan.

      Orang tua mana yang tidak ingin mempunyai anak yang cerdas dan berkelakuan baik? Jelas sekali, setiap orang tua pasti menginginkan hal seperti itu. Tapi yang menjadi pertanyaan kali ini adalah apakah setiap orang tua mempunyai bekal untuk mendidik buah hatinya menjadi anak yang mempunyai akhlak mulia? Kemudian apabila orang tua salah memberikan pendidikan kepada buah hatinya, jangan salahkan jika anak tersebut tumbuh liar dan tidak diinginkan.

      Semua anak tidak bisa langsung disamakan dengan anak-anak yang lainnya, anak anda dengan teman bermainnya mempunyai karakter yang berbeda dan mempunyai ciri khas yang berbeda pula termasuk cara berpikir. Anak-anak tersebut jelas berbeda sifat dan karakternya bergantung dari pendidikan dari orang tuanya masing-masing. Tidak semua pendidikan yang diberikan kepada anak anda bisa di terapkan 100%, paling tidak anak menjadi mengerti dan menahan kebiasaan-kebiasaan jeleknya. 

      Di dalam Islam pendidikan untuk anak balita sangat diperlukan, karena masa-masa itu merupakan benih yang akan membuahkan hasil yang kita inginkan. Memberikan pendidikan kepada anak pada masa itu lebih meresap dan menjadi dasar untuk perkembangan selanjutnya. Karena waktu itu anak anda pertama kali menerima  hal-hal yang bersifat positif atau  negatif tergantung anda memberikan pemahaman. Dengan demikian sangatlah penting unsur-unsur keislaman di tanamkan pada jiwa anak anda. 

      Banyak sekali cara-cara memberikan contoh kepada buah hati anda guna membangun pondasi keislaman nya. Misalnya :

      1.  Mengumandangkan Adzan di telinga kanan dan Iqomah pada telinga kiri ketika buah hati lahir, meskipun anak itu belum bisa mendengar tapi anak itu yang pertama kali dengarkan adalah kesaksian Islam dan kalimah kebesaran Allah.

      2. Memberikan latihan ibadah seperti belajar sholat, membaca huruf hajaiyah, berdoa ketika tidur dan makan. Jika orang tua membiasakan hal ini kepada anak, maka jiwanya akan terlatih untuk selalu ingat kepada Tuhan ketika kelak dia tumbuh besar.

      3. Memberikan contoh pada hal-hal yang bersifat haram dan halal. Hak ini sangat penting agar kelak sudah besar / dewasa, anak anda akan berhati-hati dalam memilih mana yang makanan / benda yang diridhai Tuhan.

      4. Menanamkan sikap sopan santun dan menghormati kepada yang lebih tua. Mungkin hal ini paling sering terabaikan ketika mendidik anak. Jaman sekarang akhlak generasi muda  makin kritis dan banyak yang sudah berani kepada orang tuanya bahkan tidak mengakuinya. Salah satu faktor hal ini terjadi orang tua kurang ketat dalam memberika kedisiplinan. Banyak sekali anak remaja saat ini pergi tanpa izin dan permisi kepada orang tuanya, mungkin anak itu merasa sudah besar dan tidak perlu ijin / permisi kepada orang tuanya. 

      Orang tua harus mempunyai konsep yang jelas dalam mendidik buah hatinya, jangan sampai anak menerima pemahaman dari orang lain khususnya ketika anak kita masih balita. Bimbinglah buah hati anda sesuai ajaran-ajaran yang ada di dalam agama Islam. Agar buah hati kita selamat aqidahnya, Benar ibadahnya, Kokoh akhlaqnya, Mempunyai kemampuan untuk mempunyai penghasilan, Jernih pemahamannya, Kuat jasmaninya, Dapat melawan hawa nafsunya sendiri, Teratur urusan-urusannya, Dapat menjaga waktu, Berguna bagi orang lain.

      Semoga bermanfaat.

      Read More

      Pendidikan Remaja Muslim : Antara Hijab dan Kue Lemper

      | 66 comments
      Bismillahirrahmanirrahim.

      Terlahir dari keluarga yang sangat sederhana, seorang bocah kecil yang akan memasuki usia remaja meramaikan suasana yang ada di sekitarnya. Tapi keimut2an, kelincahan, cara komunikasi dan becandanya masih lengket dalam dirinya. Banyak kejadian-kejadian lucu dan aneh bahkan yang "seram" pun dia alami, namun dia adalah sosok wanita kecil yang mempunyai karakter kuat dan sulit dijumpai diantara teman-teman sebayanya.

      Ketika memasuki sekolah lanjutan pertama, sikapnya berubah drastis. Dimana setiap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada Orang Tua dan Guru sekolahnya terlalu sulit untuk dijawab. Bahkan saudara-saudara nya geleng-geleng kepala ketika mendengar pertanyaan dari seorang anak kecil. Merasa putrinya memiliki kelebihan orang tua pun menitipkan ke salah satu pesantren yang tidak jauh dari rumahnya. 

      Suatu ketika anak itu di panggil oleh Ayahnya, tapi namanya juga masih anak-anak panggilan dari ayahnya tidak dihiraukan. Baru ketika panggilan kedua dia beranjak dari tempat dia bermain, tapi sepertinya anak itu masih ogah untuk mendekati ayahnya.

      Ayah : Ndaahhhh ... !!!
      Ndah : iyaaaaaaaaa..... Apa sih yah ?
      Ayah : sini duduk sebelah ayah, mulai tadi di panggil ndak ndengerin.
      Ndah : Maaf yah, masih main game.
      Ayah : Ayah mau bilang, kamu kan udah SMP.
      Ndah : Trus ....emangnya kenapa sih yah ?

      Nampaknya si ayah menyulut rokok nya, dan menghentikan pembicaraan. Persis di depan mereka berdua ada sebuah meja yang di atasnya ada segelas kopi dan kue Lemper. Tak lama kemudian mereka kembali melanjutkan pembicaraanya.

      Ayah : Ndah ... coba kamu lihat anak-anak itu. Mereka semua pakai jilbab, kelihatan bersih dan cantik kan?
      Ndah : sama aja kok yah. Yang penting mandi bersih dan ganti baju yang bersih.
      Ayah : Iya ayah tau, tapi kalau kamu seperti mereka tambah kelihatan rapi dan cantik.
      Ndah : Maksudnya ...?
      Ayah : Gini nduk ... kalau kamu pakai jilbab seperti mereka pasti kamu tambah cantik.
      Ndah : Ndak mau ah.... panas yah. Lagian saya masih kecil, ntar aja kalau dah gede.

      Kemudian si Ayah minum kopi yang ada didepannya, lalu mengupas kue lemper kesukaan ayahnya. Tapi bukannya dimakan sama ayah, kue lemper itu dengan sengaja dijatuhkan ke lantai. Kemudian si ayah mengambil 1 buah kue lemper lagi dan kemudian di jatuhkannya lagi. Tapi kue yang kedua masih dengan daun pembungkusnya. Karena kagetnya si anak tadi protes kepada ayahnya.

      Ndah : Kenapa sih yah....kue kok dibuat mainan
      Ayah : Ndah ... coba kamu ambil salah 1 kue lemper itu terus kamu makan.
      Ndah : Ayah ini aneh, kue habis di buang lah kok terus saya disuruh makan
      Ayah : Ambil saja salah satu, terus kamu makan. 

      Rupanya si anak itu mengambil kue lemper yang masih ada daun pembungkus dan memakannya sampai habis. Tapi dalam kepala anak itu masih bingung dengan sikap aneh sang ayah, setelah habis memakannya si anak itu kembali menanyakan sikap aneh ayahnya.

      Ndah : Udah habis yah ....
      Ayah : Bagus ....  kenapa kamu tadi memilih kue lemper yang masih ada daunnya ?
      Ndah : Loh ... yang ada daunnya kan bersih yah. Yang kotor kan bagian luarnya saja.
      Ayah : Sepertinya kamu sudah memahami sikap aneh ayahmu ini. Orang memakai jilbab tidak berbeda dengan kue lemper nduk. Islam tidak mengenal siap atau tidak siap memakai jilbab, karena berjilbab adalah ciri khas muslimah dan itu merupakan perintah langsung dari Allah. ‘Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, ….’ [Qs. an-Nûr : 31].

      Banyak sekali manfaat yang didapat dari kita berjilbab, manfaatnya antara lain adalah terhindar dari godaan yang bisa menimbulkan syahwat apabila ada laki-laki yang melihat kita. Supaya kita bisa selamat dari gangguan dia dan bisa menjaga kehormatan suami apabila sudah memiliki suami. Bagi yang belum, sosok wanita sholehah sebenarnya banyak dicari, karena sosok wanita tersebut sangat langka kalau saya sendiri melihatnya, sungguh beruntung suami yang mendapatkan sosok wanita seperti itu. Nah itu sedikit manfaat dari memakai jilbab (berkerudung).

      Dijaman sekarang berhijab sudah menjadi trend bagi kalangan anak muda, namun sangat disayangkan jika jika trend ini hanyalah sebagai kamuflase belaka. Banyak diantara mereka berhijab karena latah, meniru gaya dan penampilan seorang artis, berhijab karena kemauan sang pacar, berhijab karena diwajibkan pihak sekolah, berhijab karena desakan suami atau berhijab karena tuntutan pekerjaan. Disamping itu banyak pula anak gadis berjilbab, tetapi pergaulannya melebihi kaum jahiliyah. Banyak sekali pengguna jilbab yang melakukan perbuatan asusila, dan jilbab tersebut dijadikan topeng untuk mengelabuhi orang yang memandangnya. Agar orang lain menyebut dirinya seorang remaja muslimah, anak baik dan alim. Padahal dalam berjilbab mereka masih menunjukkan kemolekan tubuhnya.


      Itulah beberapa pendidikan alasan yang kadang mendasari seorang wanita untuk memakai jilbab dan sebaik-baiknya mereka adalah orang yang ikhlas dalam memakainya karena Allah, para Ulama menyebutkan 2 (dua) syarat diterimanya amalan seorang hamba yang semuanya tersimpulkan atau terambil dari 2 kalimat syahadat yang berbunyi “ Asyhadu Alla Ilaaha Illallaah, Muhammadan Rosulullaah” yaitu ; Ikhlas, yang terambil dari syahadat yang pertama yaitu syahadat kapada Allah, Rosulullah Shollallahu Alaihi Wasallam juga bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Umar bin Khattab :  "Sesungguhnya setiap amalan tergantung niatnya. dan setiap orang akan mendapatkan apa yang diniatkan." (HR Muslim dan Abu Daud)

      Semoga bermanfaat
      Read More
      Older Posts Home
      Top