Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

TAHLILAN: Mengenang 40 Hari Alm Adik Tercinta

| 15 comments
Assalamu'alaikum

TAHLILAN: Mengenang 40 Hari Alm Adik Tercinta

Tidak terasa kepergianmu begitu cepat, dan sepertinya baru kemarin aku melihat wajahmu. Saat ini aku masih ingat betul detik-detik terakhir ....hembusan nafasmu....untaian do'a mu....sholatmu serta Dzkirmu yang selalu kau panjatkan kepada Allah SWT. Meskipun saat itu kau terkulai lemas di tempat tidurmu. Sungguh aku tidak percaya jika Allah SWT mempunyai rencana seperti itu, dan aku sangat yakin jika kehendak Allah SWT itu yang terbaik untuk adikku.

Kini ......saat kutulis catatan ini, sudah 40 hari kau meninggalkan orang-orang yang selalu menyayangimu. Tetes air mata dan untaian do'a selalu kupanjatkan kehadirat Ilahi Rabbi. Aku hanya mengharap dan memohon pertolongan Nya, semoga ada tempat yang layak kau tempati, setelah kamu tidak berada disisi kami sekeluarga. Insya Allah ....

Malam ini ..... kami merasakan kenangan itu datang lagi, mengingatkanku lagi, ketika kau sudah pulang ke Rahmatullah. Gemuruh TAHLIL, TAKBIR dan TAHMID berkumandang di sudut-sudut ruangan rumah. Yahh .... suatu tempat kita dulu saling berbagi canda dan tawa, yang pernah kita lalui bersama. Semua berharap di malam ini, agar Arwah Adikku di terima disisih Allah SWT, dan semoga dosa-dosanya di ampuni serta semua amal ibadahnya di terima oleh Allah SWT. Aamiiin

TAHLILAN: Mengenang 40 Hari Alm Adik Tercinta
Adikku ..... tersenyumlah kepadaku, meski hanya lewat mimpi Aku rindu akan senyummu..... Semua perkataan dan tingkah lakumu akan aku lanjutkan. Kamu adalah sosok yang aku sayangi sekaligus panutanku, meski kamu adikku namun aku merasa kalah dalam ketataan dalam melaksanakan Perintah Nya. Aku malu dan bertanya kepada diriku sendiri, kenapa justru kamu dulu yang menghadap kehadirat Nya? 

Adikku ...kini aku hanya bisa berkunjung di tempat peristirahatan terakhirmu. Aku berjanji akan selalu datang untuk menghilangkan rasa rindu ini. Terima kasih Dik..... atas semua yang pernah kamu ajarkan kepadaku. Dan Insya Allah kan selalu kupanjatkan do'a-do'a untukmu ....... I Miss You..... Alm Rizal Hidayat.

Wassalam.

PENTING ... !!!

*** Sebuah catatan untuk mengingatkan khususnya saya pribadi, jika saya (Admin Blog ini) akan mengalami hal yang sama dengan adik tercinta yang sudah mendahuluiku.


*** To Mas Andy Design: Thanks Cover Yasinnya (maaf saya modifikasi)... mudah2an ilmunya tercatat sebagai amal Ibadah. Aamiiiin
Read More

Paket Wisata Keluarga di Taman Surga Gratis !!!

| 64 comments
Assalamu'alaikum.

100% GRATIS ......Ini Bukan Basa basi !!!

Paket Wisata Keluarga di Taman Surga Gratis !!!
Ini betu-betul nyata. Jangan anda lewatkan Paket Wisata Keluarga di Taman Surga Gratis, Kesempatan ini sangat terbatas, dan hanya orang-orang tertentu saja yang berhak mendapatkannya. Semua paket yang di tawarkan sangat Istimewa karena anda beserta keluarga akan merasakan kenikmatan yang luar biasa.

Anda bisa memilih 7 (tujuh) paket yang di tawarkan, dan yang paling menghebohkan adalah semua paket tersebut GRATIS !!! Yah ...tidak  dipungut biaya seperserpun alias 100% GRATIS !!! Jadi jangan anda tunda-tunda lagi, daftarkan diri anda sekarang juga.

A. PAKET SURGA FIRDAUS (Surat Al Mu'minuun, ayat 9-11)
B. PAKET SURGA ADN (Surat Thaaha, ayat 76 : Shaad, ayat 50)
C. PAKET SURGA NA'IIM (surat al Hajj, ayat 56 :  Al Luqman, ayat 8)
D. PAKET SURGA MA'WA (Surat As Sajdah, ayat 19 : An Nizat, ayat 41)
E. PAKET SURGA DARUSSALAM (Surat Yunus, ayat 250
F. PAKET SURGA DAARUL MUQOOMAH (Surat Faathir, ayat 34-35)
G. PAKET SURGA MAQOOMUL AMIN (Surat Ad Dukhan, ayat 51)

Anda penasaran dengan keindahan yang di tawarkan Allah Azza Wajalla...?

LOKASI TAMAN SURGA

‘Sesungguhnya di Surga ada seratus tingkatan yang telah disediakan oleh Allah bagi para Mujahidin fii Sabilillah, setiap dua tingkatan seperti jarak antara langit dan bumi, maka jika kalin memohon kepada Allah, mohonlah Surga ‘Firdaus’ yang tinggi, karena Surga Firdaus itu ada di tengah-tengah Surga dan paling atas, dan di atsnya terdapat ‘Arsy ar-Rahman. Dari sana sungai-sungai mengalir’ “. (HR. Al-Bukhari no.7423_lihat juga Shahiihul Jaami’ no.7873)

FASILITAS TAMAN SURGA I

“Sesungguhnya di Surga ada lautan Air, lautan madu, lautan susu, lautan khamr, kemudian darinya sungai-sungai mengalir.” (Shahiihul Jaami’ no.2118).

Di Surga ada kenikmatan yang abadi, kebaikan yang merata, dan Rahmat dari Allah ar-Rahman dan ar-Rahim (Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang). Di sana ada dipan-dipan tinggi yang terlihat bersih dan suci, ada gelas-gelas yang tertata rapi yang disediakan untuk minum, tidak perlu diminta dan dipersiapkan. Ada bantal-bantal dan tilam-tilam untuk beralaskan di waktu santai. Di sana terhampar karpet-karpet dan sajadah-sajadah untuk perhiasan dan bersuka ria.

“Di Surga ada kamar-kamar yang bagian luarnya bisa dilihat dari dalam dan sebagian dalamnya bisa dilihat dari luar. Itu disediakan Allah bagi orang yang memberikan makanan, melembutkan ucapan, selalu berpuasa dan shalat di waktu malam ketika manusia sedang terlelap tidur”. (Shahiihul Jaami’ no.2119)

FASILITAS TAMAN SURGA II

Dari Anas bin Malik radiyallahu ‘anhu berkata, bahwa Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda 

Di Surga ada sebuah pasar yang diadakan hanya pada hari jum’at. Maka ketika itu angin berhembus dari utara kemudian menerpa wajah-wajah mereka hingga menjadikannya semakin indah, merekapun kembali kepada isteri-isteri mereka dalam keadaan yang semakin bagus dan tampan, maka isteri-isteri mereka berkata: ‘Demi Allah, kalian semakin bagus dan tampan setelah meninggalkan kami.’Mereka juga berkata: "Kalian juga semakin bagus dan cantik setekah kami tinggalkan”. (HR. Muslim).

TRANSPORTASI TAMAN SURGA

Ada seseorang bertanya kepada Nabi saw: 'Adakah kuda dalam surga?' Jawab Nabi saw: 'Jika engkau dimasukkan Allah ke dalam surga maka engkau akan menunggangi kuda dari yakut merah. Engkau akan menungganginya ke mana saja engkau suka.'. (HR Trimidzi)

IKLIM (CUACA) TAMAN SURGA

Hadits dari Abu Hurairah ra, ia berkata: Ada seseorang bertanya: 'Ya Rasulullah, apakah di dalam surga itu ada siang dan malam? Jawab Nabi saw: 'Tidak. Yang ada disana hanya sinar dan cahaya.' (HR. Hakim dan Tirmidzi)

Anda berminat untuk mendapatkan Paket Wisata Keluarga di Taman Surga Gratis ??? Silahkan persipakan diri anda beserta seluruh keluarga, untuk mengikuti aturan-aturan yang sudah di tentukan. 

SYARAT MENDAPATKAN PAKET GRATIS:

1. KEMBALI KEPADA JALAN ALLAH AZZA WAJALLA.
2. BERTAUBAT DAN MENAHAN HAWA NAFSU.
3. BERTAQWA KEPADA ALLAH DAN RASULNYA.
4. PERBANYAL AMAL IBADAH DAN SODAKOH.

"Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya. Maka sesungguhnya surgalah tempat tinggalnya. " (An-Nazi'at: 40-41)
Read More

Renungan Harian : Buronan Maut

| 56 comments
Assalamu'alaikum.

Renungan Harian : Buronan Maut
Sumber; the-imung.blogspot.com

Waspadalah ....!!! terhadap maut yang segera tiba. Bersiap-siaplah menyambut kedatangannya dengan sebaik-baik persiapan, Sungguh ia akan datang membawa perkara amat besar dan peristiwa yang teramat dahsyat. Yaitu kebaikan sempurna yang tidak diiringi dengan keburukan untuk selama lamanya. 

Sungguh.....kita semua adalah buronan maut. Bila kita berdiam diri niscaya ia akan menangkap kita. Dan apabila kila lari menjauh, niscaya ia akan tetap menangkap kita. Ia mengikuti kita dan lebih dekat dengan bayang-bayang kita sendiri.

Maut selalu bersama kita, sedangkan dunia ini terlipat dibelakang kita. Oleh karena itu, waspadalah terhadap neraka yang dasarnya amat dalam, panasnya membakar dan azabnya selalu diperbaharui.
Tiada rasa kasihan di dalamnya, tiada pula doa-doa yang didengarkan dan tiada bencana yang diringankan.

*** Sebuah renungan saya pribadi, dan seraya memohon ampun kepada Allah SWT atas semua dosa yang telah aku lakukan. Wassalam
Read More

Menghadapi Sakaratul Maut

| 127 comments
Assalamu'alaikum.

Menghadapi Sakaratul Maut
Masih seputar berita duka atas meninggalnya Adik saya beberapa hari yang lalu (hari ini genap 5 harinya), kali ini saya memberikan sedikit gambaran tentang amal ibadah kita kepada Allah SWT. Malaikat pencabut nyawa "Izrail" ternyata tidak "sesadis" seperti apa yang kita pikirkan ketika mendapatkan perintah mencabut nyawa seorang manusia, bahkan terkesan sangat berhati-hati dalam mencabut nyawa apabila orang itu selalu dekat dengan Allah SWT. Hal ini saya saksikan sendiri ketika detik-detik "Sakaratul Maut" datang menjemput adik saya. Namun sebelumnya saya meminta maaf kepada kawan-kawan, bukannya saya "sok tau" atau "menggurui", tapi cerita ini semata-mata untuk renungan saya pribadi guna lebih meningkatkan rasa keimanan kepada Sang Khalik yakni Allah SWT.

Ternyata benar adanya jika kematian itu merupakan suatu peristiwa yang paling menakutkan untuk orang-orang yang telah menyimpang dari agama Allah SWT dan merupakan sebuah peristiwa yang ditunggu ( Rahmat Allah SWT) untuk mereka yang selalu dekat dan senantiasa patuh melaksanakan perintah dan menjauhi semua larangan Nya. Peristiwa ini pasti datang kepada kita semua, entah kita dalam keadaan siap atau tidak siap ketika "Izrail" datang mengambil nyawa kita. 

Setiap detik Sakaratul Maut selalu mengincar kita, bahkan anak bayi pun tidak luput dari incarannya. Sebetulnya kondisi yang kita sebut "Sehat Wal Afiat" sejatinya merupakan kondisi yang sangat kritis jika kita ingat akan kematian. Untuk itu Allah SWT sangat menyayangi seorang hamba yang selalu bertasbih kepada Nya. 

Bagi yang bertasbih setiap saat maka tasbihnya adalah penghambaannya yang mutlak kepada-Nya. Bagi manusia maka bertasbihlah setiap saat dengan selalu “mengingat-Nya”, lakukan dzikir. Tanpa itu maka boleh jadi kita akan mati dalam keadaan “bermaksiat kepada-Nya”. “Na udzu billah min dzalik”. Sekiranya semua manusia menyadari hal ini, saya yakin bahwa bumi ini akan sepi dari semua aktivitas karena rasa takut akan kedatangan "Izrail" si pencabut nyawa. 

Boleh jadi kematian bagi orang-orang yang soleh akan dirasakan sangat ringan dan juga sangat berat. Bagi yang berat maka boleh jadi ia masih mempunyai hajat untuk mencapai derajat tertentu, yang belum berhasil dicapainya melalui amal perbuatannya, maka kematian baginya sangat menyakitkan karena lepasnya peluang untuk mencapai derajatnya di surga. 

“Kematian yang tiba-tiba adalah rahmat bagi orang yang beriman, dan nestapa bagi pendosa (HR Abu Daud)”

Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan kepada kita semua, khususnya saya pribadi agar mampu melaksanakan semua perintah Nya dan menjauhi semua larangan Nya. Agar kita lebih siap mengahadapi "Sakaratul Maut" dalam kondisi Khusnul Khatimah. Semoga apa yang telah kita perbuat tercatat sebagai amal Ibadah dan di terima oleh Allah SWT

“Allahumma hawwin ‘alaina fî sakarotil maut".  (Ya Allah ringankan sakaratul maut untuk kami). Aamiiiin
Read More

Doa Kesembuhan Dengan Sedekah Al Fatihah

| 53 comments
Assalamu'alaikum.

Doa Kesembuhan Dengan Sedekah Al Fatihah
Gambar : assunnahfm.com

Alhamdulillah..... begitu berat cobaan dan musibah yang Allah Subhanahu wa ta'ala berikan kepada hambaNya, tetapi wajiblah kita selalu bersyukur atas segala nikmat yang kita terima baik dalam nikmat sehat ataupun nikmat sakit. Ketika kita ditimpa sebuah musibah, hati dan perasaan kita seolah-olah dekat dengan Allah Subhanahu wa ta'ala. Mudah-mudahan kita juga selalu merasakan dekat dengan Allah Subhanahu wa ta'ala dikala sehat. 

Mungkin anda pernah melihat saudara muslim kita yang tertimpa musibah, namun apa daya kita tidak mampu menolong sadara muslim dengan materi. Tapi rasa keinginan kita untuk menolong sangat besar agar meringankan beban saudara muslim kita. Nah .... ada salah satu cara  untuk memberikan bantuan yang paling mudah, bahkan lebih istimewa dibandingkan dengan bantuan materi. apa itu...? " Doa Kesembuhan Dengan Sedekah Al Fatihah "

Adapun surah Al-Fatihah bisa menyembuhkan penyakit-penyakit tubuh atau badan, dan di dalamnya terkandung at-tauhid, penyerahan diri kepada Allah, sanjungan dan pujian terhadap Allah, di dalamnya terdapat nama-nama Allah Subhanahu wa ta'ala yang baik, nama Allah Subhanahu wa ta'ala yang dapat menghilangkan segala kejelekan dan dapat mendatangkan segala kebaikan.

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu, dan penawar (obat) bagi (penyakit) yang ada di dalam dada, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman” [Yunus : 57] ; “Dan Kami turunkan dari al-Qur’an sesuatu yang jadi obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan bagi orang-orang yang zhalim tetap bertambah merugi” [al-Isra’ : 72] ; “Katakanlah, al-Qur’an itu sebagai petunjuk dan penawar (obat) bagi orang yang beriman” [Fusshilat : 44].

Tidak ada sesuatupun yang tidak mampu dilakukan oleh-Nya. Dan bahwasanya Allah adalah sandaran dan tempat memulangkan urusan seluruh makhluk. Tidak ada tempat kembali dan menyelamatkan diri dari siksa-Nya kecuali kepada-Nya. Kepada-Nya lah tempat untuk melarikan diri. Dia lah yang menjadi tumpuan segala makhluk untuk memenuhi berbagai kebutuhan, permintaan, dan harapan mereka. Apabila dia telah menyadari itu semua, maka wajib atasnya untuk tidak memulangkan permasalahan kecuali kepada-Nya. Tidak memohon kebutuhan kecuali dari-Nya. Tidak memalingkan ibadah kecuali kepada-Nya. Tidak memohon pertolongan kecuali kepada-Nya. Dan tidak akan bertawakal kecuali hanya kepada-Nya

Itulah salah satu tips untuk membantu saudara muslim kita ketika di timpa musibah, terutama sedang menderita sakit. Yang terpenting ketika memberikan Doa Kesembuhan Dengan Sedekah Al Fatihah diiringi rasa ikhlas dan keyakinan jika hanya Allah Subhanahu wa ta'ala yang bisa menyembuhkan penyakit. Mudah-mudahan artikel Doa Kesembuhan Dengan Sedekah Al Fatihah ini bermanfaat untuk anda semua.  

Mohon maaf jika akhir-akhir ini saya kurang aktif mengunjungi blog kawan-kawan. Karena saya sedang menemani adik yang sedang sakit.   (p)
Read More

Renungan Harian Islam

| 66 comments
Assalamu'alaikum.


Renungan Harian Islam yang Insya Allah akan meningkatkan rasa keimanan kita.

La ilaha illallah al malikul haqqul mubin Muhammadur rosulullah shodiqul wa"dil amin

Eling-eling siro manungso (Ingatlah wahai manusia)
Elingono anggon mu sholat ngaji (ingatlah tempatmu sholat dan ngaji)
Mumpung durung katekanan (Selagi belum kedatangan)
Malaikat juru pati (Malaikat Pencabut Nyawa)

Panggilane Kang Moho Kuoso (Panggilan Tuhan Yang Maha Esa)
Gelem ora bakal di gowo (Mau ttidak mau pasti dibawa)
Disalini sandangan putih (Di beri pakaian putih)
Yen wes budal ra biso muleh (Kalau sudah berangkat tidak bisa pulang)

Tumpakane kereto jowo (Dinaikkan kereta jenazah)
Roda papat rupo manungso (Roda empat berwajah manusia)
Jujugane omah guwo ( Menuju rumah berbentuk gua)
Tanpo bantal tanpo kloso (Tanpa bantal, tanpa alas)

Omahe ra ono lawange (Rumahnya tidak berpintu)
turu ijen ra ono kancane (Tidur sendiri tidak ada temannya)
Di tutupi anjang- anjang (Ditutup dengan papan - papan)
Diurug lan di siram kembang (Dikubur dan disiram bunga)
Syair danri lagu Eling-eling


Hidup ini  terasa nikmat dan indah apabila hidup yang kita jalani seperti mengendarai kendaraan di jalan bebas hambatan. Kita semua pasti mengharapkan demikian, baik yang muda apalagi yang sudah tua. Dijalan tersebut kita tidak menemukan jalan yang berkelok-kelok dan berlubang, sampai-sampai penumpang dibelakang tidur sambil mendengarkan musik kesukaannya.

Tapi kenyataannya tidak demikian, jalan yang kita hadapi jauh dari harapan kita tadi. Banyak lubang yang kita lewati, bahkan kita pernah salah mencari jalan dan akhirnya tidak sampai ketujuan. Itulah hidup ..... kita tidak bisa lari dari takdir Allah SWT, dan kita sebagai hambaNya harus Ridho menerima cobaan dan musibah yang datang dari Allah SWT. Ridlo dalam konteks musibah adalah mengetahui bahwa musibah itu adalah bagian dari takdir Allah SWT, serta ikhlas menerimanya sebagai pilihan yang terbaik dari Allah SWT bagi umat-Nya. Namun perlu diingat, kunci agar mampu mengupas makna dan mengambil hikmah dan manfaat adalah iman dan sabar. Tanpa iman dan sabar, tidak ada manfaat sedikitpun dari semua yang dialami.

Mudah-mudahan dengan kita selalu diberikan panjang umur, kekuatan dalam beribadah dan bersedekah serta kesabaran dalam menghadapi musibah yang sedang terjadi pada kita sendiri maupun kepada saudara kita. Aamiiin.
Read More

Pentingnya Menjaga Lisan

| 141 comments
Assalamu'alaikum.

Pentingnya Menjaga Lisan

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan:
"Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu". Qs. Fushilat 41:30

Inilah janji Allah Swt kepada hambanya, sudah jelas sekali nikmat Nya akan kita peroleh di akhirat kelak. Sesungguhnya Islam adalah agama yang mempunyai tujuan yang sangat jelas, maka perhatikanlah tujuan itu. Berangkatlah menuju Allah Swt dengan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Nya, yang diwajibkan atas kita. 

"Semudah itukah kita memperoleh nikmat Nya?"

Menurut ayat di atas "Tuhan kami ialah Allah". Oleh karena itu wajiblah kita ber istiqamah di jalan yang telah dijelaskan oleh kitab Nya, sebab ia adalah perlintasan perintah Nya. Serta teladan bagi hamba Nya yang shaleh. Jangan sekali-kali menjauh meninggalkannya, jangan mengada-ada di dalamnya. Dan jangan pula menyimpang dari garisnya.  Agar kita tak kehilangan bekal yang dapat menyampaikan kamu kepada ridha Allah Swt di hari kiamat.

Jangan sekali kali kita meninggalkan akhlak mulia ataupun memutarbalikkan nya. mengekang lidah adalah salah satu hal tersulit kita lakukan.. Sebab lidah bagaikan kuda liar yang nyaris melemparkan penunggangnya. Seorang hamba akan memperoleh manfaat dari ketakwaannya kecuali ia senantiasa menjaga lidahnya. Seorang mukmin bila hendak mengatakan sesuatu, akan menanyakan terlebih dahulu di dalam hatinya. Jika berupa kebaikan, ia akan mengucapkannya. Tapi jika merupakan kejahatan dia akan menutupinya.

Rasulullah Saw : "Takkan lurus iman seseorang sampai hatinya menjadi lurus, dan takkan lurus hatinya sampai lidahnya menjadi lurus."
Semoga bermanfaat.

Read More

Syair Rindu Muslimah Sejati

| 92 comments
Assalamu'alaikum.

Gambar dari fesbuk


 Anakku ...... 
Kamu dicipta untuk kehidupan akhirat, bukan untuk dunia.
Untuk kefanaan, bukan untuk kebakaan. 
Untuk kematian 
Bukan untuk kehidupan yang langgeng.

 Anakku .......
Kini kamu berdiam dalam rumah sementara
Dengan keadaan yang hanya mencukupi kebutuhan
Dan dibawa berjalan di atas jalan menuju akhirat.

 Anakku .....
Ingatlah Nak ...
Kamu selalu dikejar oleh maut
Tak seorangpun terlepas dari kejarannya
Dan tak akan mampu pula menghindarinya.

 Anakku ......
Waspadalah setiap waktu
Jangan sampai ia mencapaimu ketika kamu dalam keadaan yang buruk
Walaupun barangkali kamu pernah membisikkan keinginan untuk bertaubat
Namun maut cepat datang dan dapat menjadi penghalang dengan niatmu itu.

 Anakku .....
Cukupkanlah dirimu hanya dengan pertolongan Allah Swt
Laksanakan kewajibanmu sebagai hambaNya
Pintalah juga syafa'at dari KekasihNya, yakni Muhammad Saw 
Agar senantiasa menjadi muslimah Sejati di akhir jaman.

Read More

Sebuah Nasehat Dari Sahabat

| 132 comments
Assalamualaikum.

Sebuah Nasihat Dari Sahabat
Sengaja judulnya saya beri nama "Sebuah Nasehat Dari Sahabat", dan ini sudah jelas maknanya jika isi / pesan surat tersebut ditujukan khususnya untuk pribadi saya. Namun jika kawan-kawan berminat untuk mengamalkannya ya monggo, ndak masalah toh ujung-ujungnya demi kebaikan kawan-kawan juga. Insya Allah. 

Beginilah isi dari Nasehatnya :

" Jangan menjadi seorang yang mengharap kebaikan akhirat tanpa beramal untuknya, dan jangan menunda-nunda taubat dengan memperpanjang angan-angan untuk bertaubat. Jangan pula menjadi orang yang berbicara tentang dunia dengan ucapan-ucapan seorang zuhud yang hatinya tidak tertambat kepadaNya, sedangkan dalam kenyataannya ia melakukan perbuatan orang-orang yang sangat menginginkannya. Bila diberi sebagian darinya tidak pernah merasa kenyang. Dan bila diberi sedikit tidak pernah merasa puas. "

" Kamu tidak mampu mensyukuri apa yang telah dikaruniakan kepadanmu, namun selalu menghendaki tambahan dari yang masih tersisa. Melarang orang lain melakukan dosa, tapi kamu sendiri tidak berhenti melakukan dosa. Dan menyuruh orang berbuat kebaikan, tapi kamu sendiri tidak mengerjakannya. Kamu -katanya- mencintai orang-orang shaleh, tetapi tidak meniru amal mereka dan membenci orang-orang berbuat maksiat. Tapi kamu sendiri salah seorang dari mereka. Kamu takut mati disebabkan banyak dosa-dosanya, tetapi tidak menahan diri darinya. "

" Bila jatuh sakit, kamu menyesali dirimu, tetapi bila telah kembali sehat, kamu merasa aman berbuat sia-sia. Kamu berbangga hati bila memperoleh 'afiat, tetapi segera berputus asa jika mendapat cobaan (tidak bersabar). Bila ditimpa musibah, kamu berdoa karena terpaksa, tetapi bila memperoleh kemakmuran kamu berpaling dengan angkuhnya. "

" Nafsu mu mengalahkan dalam hal yang masih diragukannya, tetapi kamu tak mampu mengalahkan nafsumu dalam hal yang telah kamu yakini, bahwa hidup sederhana mendatangkan kebahagiaan, dan perbuatan baik menyebabkan kemuliaan. Namun tidak mampu memaksa diri melaksakannya. Sebaliknya, kamu tidak sanggup menolak nafsumu bila melihat kesenangan yang kamu sendiri meragukan keuntungannya. "

Semoga Sebuah Nasehat Dari Sahabat ini akan mejadi pedoman dalam kehidupan saya sehari-hari. Ketahuilah, saya tidak berbeda dengan apa yang sebagian orang lakukan. Dimana hawa nafsu, kedengkian, kemalasan, riya' dan ujub selalu saja mengelilingi bahkan mengekang jiwaku. Semoga Allah ta'ala memberi petunjukNya, agar saya segera kembali kepada jalan yang lurus dan diridhai.  Aamiiin.



*** Fotonya jangan dikomentari yah 
Read More

Beginilah Jika Allah Swt Menurunkan Hidayah Nya

| 125 comments
Assalamu'alaikum.

Sebuah kisah nyata dari Pesantren.

Cerita ini "Beginilah Jika Allah Swt Menurunkan Hidayah Nya" saya dapatkan dari guru ngaji saya. Konon ada orang tua yang menitipkan anak laki-laki kecil kepada pengasuh pesantren Alm Syech Ali Wafa. Sebut saja namanya santri baru, yang gemar berkelahi dengan teman sebayanya. Semenjak tinggal di pesantren si santri baru suka sekali mencuri jagung di sekitar pesantren tempat saya ngaji. Tapi sekarang sebagian tanah yang dulunya di tanami jagung berubah menjadi Madrasah. Syafi'i kecil (nama kecil panggilan guru ngaji saya) dan santri baru suka sekali membuat keributan di pesantren.  Terkadang santri baru itu suka sekali menggoda teman-temannya yang sedang mengaji di masjid yang berada di tengah-tengah kompleks pesantren.

Disaat teman-temannya sedang belajar mengaji di masjid, santri baru hanya berdiam diri di depan kamar yang terbuat dari bambu. Di pondok setiap kamar bisa di isi sampai 8-10 orang. Tidak banyak yang dia kerjakan, dia hanya duduk memandang langit dan bintang menunggu teman-temannya selesai ngaji. Pengasuh pondok hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku santri barunya. Meskipun semua santri belajar al qur'an dan kitab, tidak pernah sekalipun Syech  menyuruh santri barunya itu untuk ikut ngaji bersama. Apalagi memaksa, tidak pernah.

Menginjak usia 15 tahun, dia tetap saja bandel. Tidak pernah sekalipun kakinya menyentuh masjid di pesantren untuk belajar ngaji. Malah dia mempunyai kegiatan sendiri. 

Pertama.
Setiap dini hari sebelum teman-temannya bangun (kira-kira jam 1-3 malam), dia mengisi kamar mandi di pesantren. Kamar mandi di pesantren itu jumlahnya ada 9. Setiap kamar mandi, bak air kira-kira ukurannya 2,5 meter x 1 meter. Tingginya seukuran perut orang dewasa. Tiap dini hari santri baru selalu mengisi semua kamar mandi tersebut sampai semuanya penuh. Dan ketika teman-temannya melaksanakan sholat Dzuhur dan Ashar, dia mengisi kamar mandi lagi. Intinya, tidak pernah teman-temannya mengisi kamar mandi jika ingin mandi atau wudlu. 

Kedua.
Setelah kamar mandi penuh, dia berangkat ke hutan sendirian. Dikala teman-temannya melaksanakan sholat subuh dan mendengarkan kuliah subuh, dia justru mencari kayu bakar. Dia mengambil ranting-ranting pohon yang sudah tua, hanya berbekal parang. Dengan pondok jaraknya kira-kira 2-3 km dari tempat dia mencari kayu bakar. Setelah dirasa cukup di membawanya ke sebelah dapur tempat menyimpan kayu bakar. Paling sedikit dia harus 4-5 kali bolak balik membawa kayu bakar yang dia peroleh. Pekerjaan ini juga di lakukan setiap hari setelah dia mengisi kamar mandi.

Ketiga.
Selalu membalikkan sandal teman-temannya saat berada di masjid. Sandal itu dibalik arahnya, sehingga jika teman-temannya keluar masjid langsung memakainya dan tidak perlu di putar lagi sandalnya. Sedangkan terompa milik pengasuh pondok di lap pakai kain basah yang sudah disucikan. Kemudia terompa itu di bungkus dengan daun pisang agar tidak kena debu. Hal ini setiap hari dilakukan saat dia selesai melaksanakan pekerjaan mengisi kamar mandi dan mencari kayu bakar.

Keempat.
Setiap hari jum'at, ketika teman-temannya selesai melaksanakan sholat jum'at dia mengepel lantai dan menjemur tikar ayaman yang terbuat dari daun. Jika ada teman-temannya yang merasa kasihan terus membantu dia, justru dia marah-marah. Anehnya teman-temannya disuruh baca al qur'an atau disuruh ke sawah untuk mencari rumput buat makanan ternak. Sampai sekarang masih ada beberapa kambing dan sapi, jika idul adha disembelih buat Houl Akbar. Begitu seterusnya jika hari jum'at tiba.

Ok...singkat cerita, Ibu Nyai (Istrinya Syech) suatu malam ke kamar mandi untuk mengambil wudlu. Cincin kesayangannya yang semula di taruh di pinggir kamar mandi tiba-tiba jatuh dan masuk ke dalam saluran Septic Tank (red=spiteng). Ke esokan harinya selesai sholat subuh pengasuh pondok memangggil santri barunya dan menceritakan kepadanya jika cincin Ibu Nyai jatuh. Santri itupun menyanggupi akan membongkar Septic Tank dan berusaha akan menemukan kembali cincin Ibu Nyai. 

Malam hari di saat teman-temannya tertidur, diam-diam dia membongkar Septic Tank dan mengurasnya.  Alhamdulillah cincin itu di temukan, dan dia bergegas ke sungai untuk mandi dan membersihkan tubuhnya. Kemudian dengan perasaan takut, dia menemui pengasuh pesantren yang kebetulan waktu itu ada di dalam masjid bersama-sama dengan teman lainnya. Melihat santri barunya masuk masjid, teman-temannya tertawa. Memang kejadian yang sangat langka, karena santri baru ini paling anti untuk masuk ke masjid. Kemudian pengasuh pondok mempersilahkan kepada semua santrinya (termasuk guru ngaji saya) untuk meninggalkan mereka berdua.

Entah apa yang di perbincangkan sejak pagi tadi antara santri baru dengan pengasuh pondok, tiba-tiba acara ngaji kitab untuk malam ini diliburkan. Semua santri dibuat bingung. Tidak biasanya pengasuh pondok meliburkan ngaji kitab, padahal beliau tidak sakit ataupun kedatangan tamu. Semua santri di pondok disuruh mengaji sendiri di bilik bambu (kamar pondok), tidak di perkenankan mendekati masjid apalagi masuk masjid malam itu. Semua kegiatan termasuk sholat dan dzikir dilakukan berjamah di dalam kamar masing-masing. 

Tiba-tiba Syech (Pengasuh pondok) keluar dari rumah (dalem = istilah pondok) dengan memakai jubah dan tongkat kesayangannya. Di belakangnya tampak santri baru (si tukang pencari kayu bakar) sama dengan Syech lengkap memakai jubah putih. Ratusan mata terbelalak melihat penampilan ke 2 orang tersebut. Tak lama kemudian, Syech dan santri baru masuk ke dalam masjid, lampu petromak di dalam masjid tidak dinyalakan dan tetap gelap. Santri satu dengan yang lainnya saling menduga-duga, rasa heran muncul di setiap benak mereka. Tak lama kemudia hujan turun cukup deras dan disertai gemuruh halilintar.  Diantara para santri sudah tidak tahan menunggu Syeck dan santri baru keluar dari masjid, karena penasaran. Dan sebagian lagi sudah tertidur pulas di kamarnya.

Suara ayam berkokok, pertanda waktu subuh sudah dekat. Para santri yang tetap terjaga membangunkan temannya yang tidur. Suasana pondok mulai ramai ketika para santri berebut ke kamar mandi, ada juga di antara mereka masih bermalas-malasan. Sayup-sayup dari dalam masjid tersengar suara kumandang Adzan, suaranya sangat menyayat hati. Apakah sang Syech mengumandangkan Adzan subuh? Bukan ...saya hafal betul suara Syech. Lalu siapa...yang jelas bukan Syech. Apakah itu suara santri baru ? Bukan ....saya sering becanda sama dia. mana mungkin dia bisa mengumandangkan Adzan sampai merdu seperti itu? Mungkin seperti itulah tanya jawab di antara penghuni pondok. Semua santri makin bingung, dan tidak percaya jika teman barunya yang Adzan subuh. 

Tak lama kemudian Syech keluar di teras masjid menyuruh anak-anak melaksanakan sholat subuh berjamaah. Seperti biasa setelah Adzan puji-pujian dibaca oleh semua jamaah. Dirasa semua santri sudah berada di masjid tiba-tiba Syech berdiri, pertanda Sholat subuh dimulai. Bukannya Syech yang menjadi Imam, malah sebaliknya santri baru itu dengan yakin maju ke depan menuju pengimaman. "Sebuah kemustahilan.....bagaimana bisa seorang anak yang  puluhan  tahun tidak pernah menyentuh al quran dan membacanya, tidak pernah sholat wajib ataupun sunnah, tidak pernah ngaji kitab, tidak pernah belajar ilmu-ilmu fiqh, tiba-tiba sekarang menjadi seorang imam?" Apalagi salah satu jamaah nya seorang Syech yang sangat di hormati. Kegaduhan mulai terjadi sebelum sholat subuh, kemudian Syech menyuruh para santri untuk segera merapatkan shaf nya. 

Dengan suara lantang, tartil dan tajwid, santri baru itu begitu lancar membaca al fatihah dan surah-surah pendek. Suasana pagi yang hening itu, berubah menjadi suara tangis. Banyak diantara para santri menangis ketika sholat subuh, dalam hati mereka melihat keagungan dan kebesaran Allah Swt. Dimana salah satu temannya terpilih mendapatkan hidayah Nya. Keikhlasan santri baru mengabdi kepada Syech hanya semata-mata karena Allah Swt. Semua pekerjaan yang dilakukan sejak kecil penuh dengan keikhlasan, tanpa dia meminta bantuan apalagi imbalan. Sebetulnya banyak kisah-kisah yang di lakukan oleh santri baru, yang menurut manusia awan tidak masuk akal. Jika Allah Swt sudah berkenan kepada hamba pilhanNya, siapa yang sanggup menolak?

Beginilah Jika Allah Swt Menurunkan Hidayah Nya,  bukan dengan cara atau kemauan  kita. Allah memberikan contoh kepada kita bagaimana bekerja dengan rasa ikhlas. Jika hal ini dilakukan , akan lebih mudah bagi kita untuk meraih limpahan hidayah Allah, kapanpun dan dimanapun kita berada. Namun jika belum mau juga, tampaknya kita harus menderita terlebih dulu sebelum melakukan perubahan. 


       Dan tatkala dia cukup dewasa Kami berikan kepadanya hikmah dan ilmu. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. [Yusuf : 12]

Semoga bermanfaat.

*** Sengaja saya tidak menyebutkan nama sang tokoh.
*** Kyai Syafi'i merupakan cucu dari Syech dan penerus pengelola pondok. Usia beliau saat ini kira-kira 85 tahun lebih. Dan sampai saat ini beliau masih mengajar di pondok.
*** Sampai detik ini, pondok tempat saya ngaji tidak pernah sekalipun menerima bantuan dari pemerintah.
*** Alm KH Asad Situbondo, Mantan Rois Am Syuriah PBNU Syech KH Ahmad Shiddiq,  KH Syech Muchyid Jember dll merupakan salah satu dari sekian banyak yang pernah memperdalam ilmu kepada Alm Syech Ali Wafa.    
Read More

Renungan Islam: Cinta Dan Kasih Sayang Dalam Islam

| 89 comments
Bismillahirrahmanirrahim.


Sifat Arrahman dan Arrahiem adalah milik Allah. Kedua sifat Nya yang mulia ini dinyatakan dalam al Qur’an di tempat yang sedemikian banyaknya, bertebaran dalam setiap surat pada al Qur’an. Rupanya Allah memberikan sifat yang mulia ini kepada makhluk yang dikehendaki Nya, termasuk kepada manusia dan juga binatang. Jika seseorang sudah dikaruniai kasih sayang atau cinta terhadap sesuatu, maka halangan dalam bentuk apapun akan ditaklukkan demi meraih cintanya itu. Karena sifat kasih sayang atau cinta hanyalah milik Allah swt., maka yang bisa diusahakan adalah memohon kepada Nya, agar kita dikarunia sifat yang mulia itu. Atas dasar keyakinan seperti ini, maka Rasulullah saw mengajarkan pada umatnya selalu berdoa, agar selalu dikaruniai rakhmat Nya, dekat pada Nya, dan sifat-sifat mulia yang dimiliki Nya. Inilah yang saya maksud dengan cinta dan kasih sayang secara islam.


CINTA

Siapa yang paling berhak dicintai..?

Katakanlah: `Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.` Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. 3:31)

Bagaimana jika salah menilai hakikat Cinta ?

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: Wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (syurga). (QS. 3:14)

Bagaimana jika mencintai secara berlebihan kepada selain Allah dan Rasul Nya ?

Dan wanita-wanita di kota berkata: `Isteri Al Aziz menggoda bujangnya untuk menundukkan dirinya (kepadanya), sesungguhnya cintanya kepada bujangnya itu adalah sangat mendalam. Sesungguhnya kami memandangnya dalam kesesatan yang nyata.`(QS. 12:30)
 
Janganlah salah dalam menempatkan hakikat Cinta

Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia. dan meninggalkan (kehidupan) akhirat. QS. al-Qiyamah (75) : 19.20

KEPADA  SIAPA SAJA KASIH SAYANG  ITU ?

Orang Tua

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan `ah` dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS. 17:23)

Istri dan Anak

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.
(QS. 30:21)

Kepada Sesama

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka: kamu lihat mereka ruku dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda meraka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS. 48:29)


"Jangan dustai nikmat yang telah Tuhan berikan kepadamu, cintailah DIA setulus dan sepenuh hati. Kelak dia tanamkan dalam hatimu kecintaan pada Keimanan. Dan Allah jadikan Iman itu indah dalam hatimu. Disitulah engkau bertemu surga di dunia sebelum surga di akhirat"


Mudah-mudahan bermanfaat artikel cinta dan kasih sayang dalam islam ini. Semoga Allah Swt senantiasa melimpahkan rahmat untuk kita semua. Aamiiin
Read More

Dunia Ini Panggung Sandiwara

| 66 comments
Bismillahirrahmanirrahim 

Renungan Kehidupan Islam

Wahai Dunia .....
Pergilah kemana saja yang kau kehendaki. Aku telah melepaskan diri dari cengkramanmu, menghindar dari perangkapmu dan menjauh dari jurang kehancuranmu. 
Dimanakan orang-orang yang pernah kau tipu dengan permainanmu ?
Dimanakah bangsa-bangsa yang telah kau perdayakan dengan hiasan-hiasanmu?
Itulah mereka ... !!! tergadai dalam kuburan sebagai pengisi lubang-lubang lahad.

Sungguh ....
Barang siapa yang menginjakkan kakinya kejalanmu, pasti tergelincir.
Dan barang siapa berlayar disamudramu pasti akan tenggelam.
Adapun mereka yang berkelit dari jeratan tali-talimu, pasti akan berjaya.
Dan orang-orang yang selamat darimu, takkan peduli betapapun sempit istananya.
Baginya .... dunia hanya sebagai hari yang telah berlalu. 

Enyahlah .... !!!
Sebab aku tak kan pernah merendahkan bagimu
Sehingga membuatmu menghinakan diriku
Dan aku takkan menyerah kepadamu
Sehingga membiarkanmu memegang kendali diriku.

Berbahagialah setiap jiwa yang telah menunaikan kewajiban terhadap Tuhannya, dan bersabar dalam setiap penderitaannya. Menolak lelap matanya di malam hari, sehingga apabila kantuk telah menguasainya, ia dijadikan tanah sebagai tempat berbaring dan tangannya dijadikan sebagai bantal di bawah kepalanya.
Tubuh ini sudah jauh dari pembaringan, bibir ini berguman dzikir dengan nama Tuhan. Sehingga taubat dari dosa-dosaku ini lenyap disebabkan oleh Istighfar yang berkepanjangan. Cukupkanlah diriku dengan segenggam kenikmatan yang Kau Ridhai.
Read More

Mau Taubat Kok Susah Amat Yah ?

| 101 comments
Bismillahirrahmanirrahim.

Sebagai manusia pasti tidak lepas dari khilaf, baik berupa khilaf kecil ataupun besar. Nah disini orang yang pernah melakukan khilaf (termasuk saya) pasti pernah berfikir dan berkeinginan untuk kembali ke jalan yang benar atau biasanya disebut Taubat. Berusaha sejak dini untuk melakukan taubat adalah hal terbaik untuk memperbaiki akhlak. Di dalam melakukan usaha untuk bertaubat kiranya ada beberapa hal yang harus di perhatikan. 

Berikut tips bertaubat agar di terima oleh Tuhan :

Ada dua kewajiban yang harus dilakukan sebelum bertaubat, yaitu:
1. Mengenali dosa yang akan di tinggalkan
2. Meyakini bahwa dosa dapat dihilangkan dengan cara taubat

Sedangkan rukun-rukun bertaubat ada empat, antara lain:
1. Ilmu ( tentang cara bertaubat menurut As Sunnah)
2. Penyesalan
3. Tekat kuat
4. Meninggalkan perbuatan dosa

"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri." (QS. Al Baqarah: 222).

Kembali dari kemaksiatan menuju ketaatan wajib dibangun dari di atas landasan keimanan, dan kembalinya hamba dari kesibukan-kesibukan yang melalaikan kepada Allah Swt dan dari yang baik menuju yang lebih baik lagi. Hal ini termasuk merupakan taubat dan jalan kembali menuju kebenaran. 

Di antara keutamaan orang-orang yang bertaubat adalah: Allah SWT menugaskan para malaikat muqarrabin untuk beristighfar bagi mereka serta berdo'a kepada Allah SWT agar Allah SWT menyelamatkan mereka dari azab neraka. Serta memasukkan mereka ke dalam surga. Dan menyelamatkan mereka dari keburukan. Mereka memikirkan urusan mereka di dunia, sedangkan para malaikat sibuk dengan mereka di langit. 

"Katakanlah: "Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Az-Zumar: 53)

Semoga Bermanfaat

Read More

Renungan : Hakikat Sabar Menurut Islam

| 120 comments
Bismillahirrahmanirrahim.


Jiwa mereka selalu diliputi ketenangan dalam menghadapi berbagai cobaan, sama halnya ketika mereka menerima kenikmatan. Dan sekiranya bukan karena kepastian ajal yang telah di tetapkan, niscaya ruh mereka takkan tinggal diam dalam jasad-jasad mereka walau hanya sekejap. Baik disebabkan kerinduannya kepada Allah Swt atau ketakutan akan hukumanNya.

“Mereka itulah orang-orang yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tinggi (di surga) dengan sebab kesabaran mereka.” (QS. Al Furqaan [25] : 75).

Begitu agungnya Sang Pencipta dalam hati mereka, sehingga apa saja selain DIA menjadi kecil sekali dalam pandangannya. Begitu kuat keyakinan mereka akan surga-Nya, sehingga mereka rasakan kenikmatannya seolah telah melihatnya. Dan begitu kuat keyakinan mereka tentang neraka, sehingga mereka merasakan azabnya seolah mereka juga merasakannya. 

Hati mereka selalu diliputi kekhusyukan, tak pernah mereka merasakan kekhawatiran suatu gangguan dari mereka. Tubuh-tubuh mereka kurus kering, kebutuhan-kebutuhan mereka sangat sedikit dan jiwa-jiwa mereka mereka terjauhkan dari segala yang kurang patut. Maka mereka selalu mininggalkan hawa nafsunya dengan cara "Berpuasa".

Semoga bermanfaat :)


Read More
Older Posts Home
Top