Beginilah Malaikat Izrail Mencabut Nyawa Ketika Kiamat

| 24 comments
Bismillahirrahmanirrahim.

Sebetulnya ini renungan saya pribadi, ketika dulu salah satu teman di pesantren bertanya kepada saya tentang cara malaikat Izsrail mencabut nyawa manusia. Saya ndak tau apakah teman saya itu betul-betul ndak tau atau sekedar "ngetes" saya. Jika hanya mencabut nyawa satu manusia saja bukanlah hal yang aneh buat saya, nah ini yang di tanyakan dalam jumlah banyak. Dia mengambil contoh tragedi tsunami di sumatera dan di jepang beberapa waktu lalu. Terus terang saya kesulitan ditanya seperti itu, karena saya sendiri belum memahami semua itu. Apalagi dalam detik yang sama, ribuan manusia dicabut nyawanya dan akhirnya saya minta waktu untuk bisa memberikan jawaban yang mudah dicerna dan masuk akal.

Jujur yah dalam waktu 2-3 hari jawaban itu belum saya temukan, jika saya hanya meraba-raba dan kira-kita maka saya "kemungkinan berdosa". Keinginan saya sih, jawaban yang saya berikan harus berdasarkan perkembangan sains dan berdasarkan ayat atau hadist tentunya.

Pertama yang  terlintas di pikiran saya cara malaikat Izrail untuk mencabut nyawa dalam waktu yang bersamaan seperti halnya dengan lampu di rumah, jika saya menekan saklar maka semua lampu-lampu di rumah saya akan mati. Tapi dengan jawaban seperti itu justru saya yang kelihatan ndak "Keren", jawaban asal-asalan alias ngawur. heheee. Mestinya jawabannya harus di terima dengan  ilmu modern dan ilmu agama. iya toh... ?

Alhamdulillah setelah saya baca-baca di perpus dan jalan-jalan di google akhirnya saya menemukan jawaban yang memuaskan teman saya. Sebetulnya banyak sekali jawabannya, tetapi kali ini saya hanya memberikan 2 point yang paling penting dan masuk akal.

I. Pertama. 

Perihal tentang penciptaan malaikat. Seperti kita ketahui Para malaikat Allah diciptakan oleh cahaya, dimana sampai saat ini Kecepatan Cahaya, Kecepatan gelombang elektro magnetic yg tercepat di jagat ini, yaitu: 299792.5 Km/detik.


Qs. 10 Yunus: 5. Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (jalan-jalan) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan. Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan haq. Dia menjelaskan tanda-tanda kepada orang-orang yang mengetahui.

Qs. 21 Anbiyaa: 33. Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.

Qs. 32 Sajdah: 5. Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu


Jarak yang dicapai “Sang urusan” selama 1 hari = jarak yang ditempuh bulan selama 1000 tahun atau 12000 bulan. 1 Hari nya Malaikat Izrail = 1000 tahun nya manusia.

[ Perbandingan kecepatan cahaya antara Al Qur'an dan Sains ]


Qur’an ————————————–> C = 299792.5 Km/detik
US National Bureau of Standards, ——> C = 299792.4574 + 0.0011 km/detik
The British National Physical Laboratory, C = 299792.4590 + 0.0008 km/detik

Konferensi ke-17 tentang Penetapan Ukuran dan Berat Standar: ”Satu meter adalah jarak tempuh cahaya dalam ruang vacum selama jangka waktu 1/299792458 detik”.

Angka tersebut menurut saya sama persis baik menurut Qur'an atau ilmu modern, dan seperti itulah kecepatan cahaya, bahkan kecepatan malaikat bisa lebih cepat dari itu.

II. Kedua


Perihal Malaikat Izrail. Malaikat Izrail adalah salah satu di antara empat pembesar malaikat yang empat selain malaikat Jibrail, Mikail dan Israfil. Dikenali malaikat maut kerana ia ditugaskan untuk mencabut nyawa makhluk-makhluk Allah SWT.  Malaikat Izrail diciptakan oleh Allah SWT dalam keadaan yang serupa dengan malaikat Mikail baik wajahnya, saiznya, kekuatannya, lisannya dan sayapnya. Semuanya tidak kurang dan tidak lebih.

Dari kepala hingga kedua telapak kakinya berbulu Za'faran dan di setiap bulu ada satu juta muka dan setiap satu juta muka mempunyai satu juta mata dan satu juta mulut. Setiap mulut ada satu juta lidah, setiap lidah boleh berbicara satu juta bahasa. Jika seluruh air di lautan dan sungai di dunia disiramkan di atas kepalanya, nescaya tidak setitikpun akan jatuh melimpah.


Disebutkan, ketika Allah SWT mencipta Al-Maut dan menyerahkan kepada malaikat Izrail, maka berkata malaikat Izrail: "wahai Tuhanku, apakah Al-Maut itu?". Maka Allah SWT menyingkap rahsia Al-Maut itu dan memerintah seluruh malaikat menyaksikannya. Setelah seluruh malaikat menyaksikannya Al-Maut itu, maka tersungkurlah semuanya dalam keadaan pengsan selama seribu tahun.

Setelah para malaikat sadar kembali, bertanyalah mereka: "Ya Tuhan kami, adakah makhluk yang lebih besar dari ini?" Kemudian Allah SWT berfirman: "Akulah yang menciptakannya dan Akulah yang lebih Agung daripadanya. Seluruh makhluk akan merasakan Al-Maut itu".

Kemudian Allah SWT berfirman: "Hai Izrail, ambillah Al-Maut itu, dan Aku telah menyerahkannya kepada mu". Maka malaikat Izrail pun berkata: "Ya Tuhanku, apa dayaku untuk mengambil nya sedangkan ia lebih agung dari ku". Kemudian Allah SWT memberikan kekuatan, sehinggalah Al-Maut itu menetap di tangannya.


Dari 2 point diatas jelas sudah kemudahan-kemudahan malaikat Izsrail untuk mencabut ribuan nyawa manusia, bahkan Kiamatpun malaikat Izrail tidak akan menemukan kesulitan untuk mencabut nyawa seluruh isi jagad raya ini. Dan sedikit renungan buat kita, malaikat Izrail pun titip salam kepada kita semua :

 "Ya Tuhanku, izinkanlah aku untuk berseru di dalam langit sekali saja". Maka, setelah diizinkan, berserulah ia dengan suara yang amat keras: "Aku ini adalah Al-Maut, tugasku sebagai pemisah orang yang saling mencintai. Aku adalah Al-Maut, tugasku memisahkan antara anak dan ibunya. Aku adalah Al-Maut, tugasku memisahkan saudara lelaki dan wanita. Aku adalah Al-Maut, tugasku menghancurkan bangunan rumah dan gedung-gedung, Aku adalah Al-Maut, tugasku meramaikan kuburan. Aku adalah Al-Maut, tugasku mencari dan mendatangi kamu semuanya, walaupun kamu berada dalam lapis benteng yang amat kuat. Dan tiada satupun makhluk yang tidak merasakan kepedihanku".


Semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita semua. Amin











Read More

Ijinkan Aku Mencintai MU

| 8 comments


Ijinkan Aku mencintai MU 

Sendiri daku dalam cintaku
Melantun lembut di udara malam
Limpahan tabur bintang memahkotaiku
Hingga enyahlah yang lain

Hanya tinggal sinar purnama yang benderang tiada tara
Kuberdiri dalam sunyinya malam yang membisu
Menyaksikan yang datang dan pergi dalam kalbu
Dalam wajah bercampur rindu
Gelisah dan gundah kian menyatu

Lalu hati mengungkap kata
ENGKAU kekasih sejati
Berilah ampun si pembuat dosa ini
Yang kini merangkak menuju kehadirat MU
Kini semuanya telah tertuju kepada MU
ENGKAU kekasihku,kerinduanku,kebahagiaanku, dan juga harapanku..

ENGKAU sebagaimana aku cintai
Limpahkan Hidayah kepadaku sebagaimana Muhammad yang KAU cintai
Karena telah ku jatuhkan rasaku pada-MU
Maka peluk eratlah hatiku agar tak lagi berpaling dari-MU

*** karya : Indah  ***
Read More

Kisah Ulang Tahun Yang Kelabu

| 19 comments
Bismillahirrahmanirrahim.

Sore itu hujan mengguyur cukup deras, kulihat dari jendela kamar tampak halaman depan rumah tergenang air hujan. Suasana sekitar rumah terlihat sepi, sesekali hanya terlihat motor yang lewat di jalan. Aku hanya bisa duduk di kamar hal ini membuatku jenuh dan membosankan, apalagi tak terdengar suara anak-anak yang seperti biasanya bercanda di poskamling dekat rumah. Jam dinding di kamar menunjukkan pukul 20.15, dan sepertinya hujan mulai reda. 

Kuambil handphone yang tergeletak di meja belajarku, sepertinya tak ada telephone atau sms yang masuk. Kuberanjak dari dari kamar menuju teras rumah, kududuk di kursi dan ditemani kucing kesayanganku. Aku kembali teringat minggu yang lalu dimana saat itu adalah hari ulang tahunku.  Momen spesial seperti ini biasanya dirayakan oleh teman-temanku, ucapan "selamat ulang tahun" bertubi-tubi datang dari sahabat, saudara atau kenalan. Namun hal ini tidak bagiku, tak satupun ucapan yang tertuju kepadaku, apalagi pesta dan makan bersama. 

Maklum sih budaya seperti ini memang tidak pernah di lakukan oleh keluargaku, ulang tahunku hanya sekali dirayakan itupun ketika aku umur 6 tahun. Pas aku beranjak dewasa seperti ini ucapan selamat hanya dari teman dekat saja, itupun kalau mereka ingat. Kok ya untungnya dari teman-temanku jarang yang ingat. Jadi "ucapan selamat ulang tahun" terasa asing di telingaku,apalagi lagu "selamat ulang tahun" heheee. Aku menganggap hal ini hanyalah tradisi atau kebiasaan saja, bukan merupakan hal yang istimewa buat diriku.


Dari situlah aku memahami betul akan hikmah ulang tahun, tanpa ucapan dan perayaan yang menyertainya. Aku mencoba bersikap biasa-biasa saja ketika hari kelahiraanku tiba, aku hanya mampu merenung dan bersyukur atas apa yang Allah berikan kepadaku di tahun kemarin, serta ingin rasanya berusaha keras menutup kekurangannya di tahun depan.


Semoga hal ini tidak menimpa teman-teman semua, semoga ulang tahun anda selalu menyenangkan. Bisa bersama-sama merayakan dangan keluarga serta dengan putra putri kesayangannya, terlebih jika ucapan tersebut diiringi dengan doa-doa lain yang bernilai kebaikan. Sikap Anda membahagiakan perasaan orang lain dengan cara yang baik akan berbuah pahala, demikian pula doa-doa Anda pada orang yang sedang merayakan ulang tahun tersebut. 

"true story"  


Read More

Siapa Bilang SABAR Itu Ada Batasnya?

| 9 comments
Bismillahirrahmanirrahim.

Setiap manusia pasti mengalami ujian hidup, entah itu berupa musibah besar atau musibah kecil. Jiwa dan hati seseorang berbeda tergantung musibah yang sedang dihadapi. Namun tidak sedikit pula manusia enggan ketika menerima musibah atau ujian yang diterima. Para Nabi-Nabi terdahulu semua menerima ujian yang diberikan Allah. Musibah tersebut disesuaikan dengan kondisi dan situasi saat itu.

Sabar memang berat dan sabar memanglah tidak terasa faedahnya apabila bahaya dan kesulitan belum datang. Apabila datang suatu marabahaya atau suatu musibah dengan tiba-tiba, dengan tidak disangka-sangka, memang tim­bullah perjuangan dalam batin. Perjuangan yang amat hebat. Tarik menarik di antara kegelisahan dengan ketenangan.

Kita gelisah, namun hati kecil kita sendiri tidaklah senang akan kegelisahan itu. Suatu waktu orang yang belum juga menang ketenangannya atas kegelisa­hannya bisa jadi memandang gelap hidup ini, sehingga dari sangat gelapnya mau rasanya mati saja. Mungkin dengan mati kesulitan itu akan habis, lalu dia bunuh diri.

"Wahai orang-orang yang beriman ! Mohonlah pertolongan dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (Al-Baqarah:153).

Jika kita memahami petikan ayat di atas, apabila ketenangan telah diperteguh dengan shalat, kemenangan pastilah datang. Sabar dan shalat; keduanya mesti sejalan. Apabila kedua resep ini telah dipakai dengan setia dan yakin, kita akan merasa bahwa kian lama hijab dinding kian terbuka. Berangsur-angsur jiwa kita terlepas dari belenggu kesulitan itu, sebab Tuhan telah berdaulat dalam hati kita.


"Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar" Apakah yang engkau takutkan kepada hidup ini, kalau Allah telah men­jamin bahwa Dia ada beserta engkau? Orang yang ditimpa oleh suatu percobaan yang membuat jiwa jadi gelisah, kemudian berpegang teguh kepada ayat ini, membenteng diri dengan sabar dan shalat, dengan berangsur timbullah fajar harapan dalam hidupnya. Kelihatan dari luar dia dalam kesepian, padahal dia merasa ramai, sebab dia bersama Tuhan. Belenggu biar dipasang pada tangannya, namun jiwanya merasa bebas. Pagar besi membatasi jasmaninya dengan dunia luar, tetapi ayat-ayat al-Quran membawa jiwanya membumbung naik melintas ruang angkasa dalam mengerjakan shalat. Lantaran ini ketakutanpun hilanglah dan timbul  keberanian .


Loh...terus kalau ndak kuat sabar gimana donk? 

"Ya sabar lagi...gitu aja kok repot :D "


Sudah jelas sampai akhir hayatpun kita dituntut untuk bersabar serta dibarengi dengan sholat, tidak ada alasan untuk tidak sabar. Kata "Sabar itu ada batasnya" merupakan alasan bagi orang yang lemah. Sebagai seorang muslim tidak ada kata-kata seperti itu, apapun musibah dan ujian yang sedang kita hadapi. 

Semoga dengan catatan yang saya tulis disini membuat saya khususnya dan pembaca berkenan berbenah dan menjadikan kesabaran sebagai benteng dan modal untuk menghadapi ujian yang lebih besar lagi dan berujung ke Surga Nya. 

Semoga Allah selalu memberikan Petunjuk dan Ridha Nya kepada kita semua. Allahumma Amin.


Semoga bermanfaat.
Read More
Top